Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • jawatimur

Bertemu Bupati Ipuk, Dokter Bedah Saraf Universitas Groningen Belanda Sharing Penguatan Bidang Kesehatan

Redaksi
Minggu, Februari 25, 2024
Bertemu Bupati Ipuk, Dokter Bedah Saraf Universitas Groningen Belanda Sharing Penguatan Bidang Kesehatan

Banyuwangi – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan llmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi mendatangkan dokter bedah saraf dari Universitas Groeningen Belanda Prof. Rob J.M.Groen, MD, Phd untuk sharing pengalaman dengan sejumlah dokter di Banyuwangi. Di Banyuwangi, guru besar luar negeri (Adjunct Professor Department of Neurosurgery) Fakultas Kedokteran Unair tersebut berkesempatan bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani.

“Sharing dengan Prof. Groen ini tentunya akan membawa manfaat. Kami sharing tentang penguatan bidang kesehatan, khususnya terkait masalah bedah saraf. Hal-hal apa saja yang sekiranya perlu dilakukan pemkab,” kata Bupati Ipuk, Sabtu (24/2/2024).

Ipuk sendiri bertemu dengan Prof Groen di Lounge Pemkab pada Kamis (22/2/2024) yang didampingi Wakil Dekan FIKKIA Unair Banyuwangi, Rahadian.

Kedatangan Prof. Groen adalah bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat (penmas) FIKKIA Unair Banyuwangi. Salah satu agendanya adalah sharing session dengan dokter-dokter di Banyuwangi seputar medis bedah saraf.

“Kami mendapat masukan agar berinvestasi dengan menambah dokter ahli bedah saraf dan alat operative microscope, mengingat jumlah penduduk Banyuwangi yang cukup banyak dan luasnya wilayah,” jelas Ipuk.

Prof. Groen menyampaikan jika dirinya merasa senang bisa berdiskusi dengan banyak pihak, khususnya masalah kesehatan syaraf, khususnya besah syaraf.

“Setelah sharing dengan teman-teman dokter, rupanya cukup banyak pasien mendapat tindakan medis bedah saraf. Seperti pasien-pasien dengan penyakit tumor. Dan menurut saya perlu ditambahi tenaga medis dan peralatannya,” kata Prof. Groen.

“Saya mengapresiasi pemkab yang banyak memberikan edukasi kepada masyarakat mengenali gejala awal dan pentingnya skrining bagi yang memiliki gejala-gejala tersebut,” imbuhnya. (*)
Tags:
  • jawatimur
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • Pakaian Adat Jawa Timur: Identitas Budaya yang Terjaga di Tengah Zaman

    Sabtu, Januari 17, 2026
    Pakaian Adat Jawa Timur: Identitas Budaya yang Terjaga di Tengah Zaman
  • 10 Upacara Adat Jawa Timur yang Hingga Kini Masih Dilestarikan

    Sabtu, Maret 15, 2025
    10 Upacara Adat Jawa Timur yang Hingga Kini Masih Dilestarikan
  • 2.000 Pelari Ramaikan “Lelono by Mantra” Batu, Taklukkan Lintasan Gunung Butak

    Kamis, Januari 15, 2026
    2.000 Pelari Ramaikan “Lelono by Mantra” Batu, Taklukkan Lintasan Gunung Butak
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang

    Kamis, Mei 01, 2025
    Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live