Panduan Merantau Ke Surabaya


Surabaya yang merupakan ibu kota provinsi Jawa Timur adalah kota metropolitan kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta, baik dari segi kepadatan penduduk maupun kegiatan bisnis.
Perkembangan kota Surabaya yang begitu pesat pun akhirnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendatang. Apalagi di Surabaya kini cukup banyak kawasan industri dan perkantoran, sehingga kesempatan kerja pun semakin luas, termasuk bagi para fresh graduate.

Apa saja tantangan, keseruan, serta hal-hal yang harus kamu ketahui sebelum memutuskan untuk merantau ke Surabaya? Berikut data-data serta informasi yang mungkin akan berguna untukmu.

Kekurangan dan Kelebihan
Kelebihan
UMK yang tinggi
Upah Minimum Kota (UMK) Surabaya adalah yang tertinggi di Jawa Timur, yaitu sebesar Rp 4.300.479 di tahun 2021. Pada tahun 2022, jumlah UMK tersebut pun akan mengalami sedikit kenaikan menjadi sebesar Rp 4.375.479.

Banyak kawasan industri & perkantoran
Sejak 4 dekade lalu, PT. SIER (Surabaya Industrial Estate Rungkut) telah membangun kawasan industri seluas 245 hektar di daerah Rungkut, Surabaya yang masih terus berkembang. Kantor perusahaan serta pabrik yang terletak di daerah tersebut antara lain PT. HM Sampoerna, PT. Unilever, PT. Campina Ice Cream Industry, dan sebagainya.

Selain daerah Rungkut, di Surabaya tersebar pula perusahaan-perusahaan besar yang dapat menyerap banyak tenaga kerja. Mulai dari PT. Pakuwon Jati, Maspion Group, Jawa Pos, IDN Media, Ispat Indo, PAL Indonesia, PT. Wismilak Inti Makmur dan banyak lagi. Untuk mengetahui lowongan dari perusahaan-perusahaan di Surabaya, baik untuk internship (magang) maupun fresh graduate, klik id.prosple.com dan selalu update akan perkembangannya. 

Kuliner enak dan beraneka ragam
Surabaya adalah surga kuliner bagi penggemar citarasa pedas dan gurih. Banyak makanan khas kota ini yang selalu diburu oleh para wisatawan, seperti lontong balap, rujak cingur, rawon dan sego sambel.

Selain rasa yang nikmat, harga makanan di Surabaya pun relatif lebih terjangkau dibandingkan Jakarta. Banyak warung makan atau kedai pinggir jalan yang menawarkan makanan-makanan lezat dan berkualitas dengan harga murah.

Banyak ruang hijau terbuka


Untuk menetralisir teriknya matahari kota Surabaya, banyak taman-taman kota dibangun untuk berteduh, berolahraga atau berwisata di akhir pekan. Beberapa taman yang cukup populer antara lain Taman Cahaya, Taman Surya (Balai Kota), Taman Bungkul, Taman Mundu dan Taman Apsari.

Kekurangan
Cuaca panas yang ekstrim
Siang hari di Surabaya bisa terasa sangat panas, dengan suhu rata-rata terpanas hingga 35 °C. BMKG Klas I Juanda Surabaya menjelaskan bahwa suhu panas ekstrim tersebut adalah efek dari fenomena kulminasi atau hari tanpa bayangan yang sempat terjadi di wilayah Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Akibatnya, Surabaya dan sekitarnya masih mendapatkan surplus penyinaran matahari yang cukup intens. Dibarengi dengan minimnya tutupan awan, kadang para penghuni kota ini pun merasa bagaikan berada di dalam oven raksasa.

Transportasi umum kurang memadai
Sebagai kota metropolitan, perkembangan transportasi umum di Surabaya cenderung lambat. Saat ini, transportasi publik yang tersedia masih terbatas pada becak, angkot, bus antarkota dan Suroboyo Bus yang rutenya belum menjangkau seluruh kota Surabaya. Di tahun 2021, akhirnya pemerintah mulai meresmikan commuter line yang menghubungkan Surabaya – Gresik – Sidoarjo.

Macet
Dengan keterbatasan transportasi pada poin di atas, lalu lintas Surabaya pun sering mengalami kemacetan, meski tidak semacet Jakarta. Penyebab utama kemacetan masih karena tingginya pertumbuhan kepemilikan kendaraan pribadi.

Beberapa jalan besar yang menjadi titik termacet di Surabaya antara lain di Jalan A. Yani, Jalan HR. Muhammad dan Jalan Tunjungan.

Memilih Tempat Tinggal di Surabaya
Saat memutuskan untuk merantau ke manapun, termasuk Surabaya, tentu hal pertama yang harus dilakukan adalah menemukan tempat tinggal.

Sebelum mulai hunting, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:

Di manakah lokasi kantormu?
Apakah kamu lebih memilih lokasi di tengah kota, atau bersedia untuk tinggal di dekat perbatasan (Sidoarjo, Gresik, Mojokerto)?
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat kerjamu?
Berapa budget yang kamu siapkan?
Apakah kamu memilih untuk tinggal di kos-kosan, rumah kontrakan, atau apartemen?
Apakah kamu memilih untuk tinggal sendiri atau bersama teman sekamar?
Apakah kamu punya kendaraan pribadi? Jika tidak, adakah transportasi umum yang bisa menjangkau tempat tinggalmu?
Adakah tempat makan, restoran, pasar atau tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari di dekat tempat tinggalmu?
Berapa lama kamu akan tinggal di situ?
Kamu memilih untuk tinggal di lingkungan yang ramai dengan banyak tetangga, atau yang sepi dengan privasi lebih?
Pentingkah keterjangkauan taman, pusat perbelanjaan, atau pusat hiburan lain untukmu?
Bagaimana tingkat kriminalitas di lingkungan tersebut? Amankah untuk ditinggali?
Saat musim hujan tiba, apakah berpotensi mengalami banjir?
Dalam keadaan darurat, adakah seseorang yang dapat kamu hubungi dan datang untuk membantu dengan cepat?
Apakah tempat tersebut terjangkau sinyal telekomunikasi atau internet dari provider pilihanmu?
Berdasarkan wilayah kecamatan yang kamu pilih, mungkin kamu bisa mempertimbangkan beberapa rekomendasi kawasan berikut untuk ditinggali:

Surabaya Pusat
Di Surabaya Pusat terdapat kawasan Central Business District (CBD) di sekitar Jalan Basuki Rachmat, Jalan Embong Malang dan Jalan Bubutan. Karena dekat dengan lokasi perkantoran, di sekitar kawasan ini banyak pilihan tempat tinggal dengan berbagai range harga.

Surabaya Timur
Kecamatan Rungkut yang terletak di Surabaya Timur merupakan sebuah kawasan Industri SIER dengan banyak kantor dan pabrik. Di sekitarnya banyak pilihan apartemen dengan range harga yang berbeda, seperti Apartemen Metropolis, Apartemen Bale Hinggil, Apartemen Gunawangsa, Apartemen Educity, Apartemen Menara Rungkut dan Apartemen Purimas. Di daerah tersebut juga terdapat stasiun terbesar di Surabaya, yaitu Stasiun Gubeng.

Surabaya Barat
Daerah Surabaya Barat juga cukup strategis untuk ditinggali karena adanya kawasan CBD yang terletak di sekitar Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Adityawarman, Jalan H.R. Muhammad, dan Jalan Bukit Darmo.

Surabaya Utara
Bila ingin tinggal dekat dengan kawasan wisata, Surabaya Utara bisa menjadi pilihan. Di daerah tersebut ada Pantai Kenjeran serta kawasan yang penuh bangunan bersejarah bernuansa Eropa dan Tionghoa.

Surabaya Selatan
Surabaya Selatan yang dekat Sidoarjo memiliki beberapa gedung kantor media seperti Jawa Pos (Kecamatan Gayungan) dan IDN Media (Kecamatan Dukuh Pakis). Di sana ada Apartemen Puncak Permai dengan harga sewa yang cukup terjangkau.

Gambaran Biaya Hidup
Tempat Tinggal
Dengan banyaknya perguruan tinggi serta pusat industri di Surabaya, para fresh graduate pencari kerja maupun mahasiswa pemburu kesempatan magang memiliki banyak pilihan tempat tinggal. Mulai dari kos-kosan, rumah kontrakan hingga apartemen.

Bila budget-mu terbatas, kos-kosan adalah pilihan yang tepat. Di Surabaya masih ada kamar kos sederhana untuk para mahasiswa, dengan kamar mandi di luar dan tanpa fasilitas tambahan yang disewakan per bulannya seharga Rp. 400.000 – Rp. 800.000. Sedangkan dengan fasilitas kamar mandi dalam harganya mulai Rp. 1.000.000 dan untuk kos eksklusif mencapai Rp. 3.000.000 per bulan.

Bila kamu memiliki budget cukup besar, bisa menyewa apartemen dengan harga Rp. 2.500.000 ke atas. Tentunya fasilitas apartemen cukup lengkap, biasanya tersedia kolam renang dan gym.

Makan
Selain terkenal akan kuliner yang lezat, harga makanan di Surabaya pun masih tergolong murah. Contohnya, makan di warung-warung nasi pinggir jalan hanya akan menghabiskan mulai Rp. 8.000 sampai Rp. 10.000. Tentunya bila kamu punya kompor atau rice cooker di tempat tinggalmu, biaya makan akan bisa dipangkas agar lebih murah.

Bila ingin menu yang lebih ‘mewah’, aneka pilihan hidangan seperti bebek, sego sambel serta makanan gerobak berupa nasi goreng, mie dan sejenisnya bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 10.000 – 20.000.

Komunikasi
Siapkan budget sebesar Rp. 100.000 – 200.000 per bulan untuk pulsa, paket data atau internet di smartphone-mu. Selama Work From Home (WFH) di masa pandemi, tentu internet menjadi salah satu kebutuhan pokokmu.

Bila tempat tinggalmu belum menyediakan fasilitas Wi-Fi, kamu bisa memasangnya sendiri. Harganya bervariasi tergantung provider dan paket yang ditawarkan, biasanya berkisar antara Rp. 320.000 – 1.800.000 per bulan.

Lifestyle
Meskipun di sosial media sempat ramai akan pemberitaan mengenai ‘Crazy Rich Surabaya’, pada kenyataannya gaya hidup mayoritas warga Surabaya tidaklah se-crazy itu. Selain hangout di kafe kekinian, warga Surabaya kelas menengah pun masih menyukai ‘cangkruk’ atau nongkrong di kedai-kedai kopi giras dengan harga mulai Rp. 10.000 – Rp. 20.000. Makan dan ngopi di kafe-kafe modern yang menyediakan hiburan live music pun cukup menyediakan Rp. 50.000 – Rp. 100.000 per orang.

Dengan banyaknya mall besar di Surabaya, shopping, nonton serta makan di restoran pun masih menjadi salah satu hiburan utama, yang akan menghabiskan mulai dari Rp. 50.000 – Rp. 200.000 untuk jajan dan berkeliling mall dalam sehari.

Moda Transportasi Favorit
Suroboyo Bus
Suroboyo bus adalah transportasi yang cukup nyaman dan ramah difabel, lansia dan ibu hamil. Tempat duduknya pun dipisahkan antara pria dan wanita agar para penumpang perempuan bisa merasa lebih aman.

Bus ini beroperasi mulai jam 6 pagi sampai jam 10 malam, dan melewati rute Terminal Rajawali – Terminal Bungurasih. Uniknya, penumpang bisa membawa sampah plastik bersih untuk ditukarkan dengan tiket.

Biaya: Rp. 5.000 (umum), Rp.2.000 (pelajar) dan Rp.0 (dengan menukarkan sampah plastik).

Becak
Meski lebih banyak digunakan para wisatawan untuk berkeliling kota, kamu pun bisa menaiki becak untuk menjangkau berbagai daerah. Sebuah alternatif transportasi menarik untuk kalian yang ingin berkendara sambil menikmati pemandangan sekitar.

Biaya: Tergantung tujuan dan skill tawar-menawar.

Angkot
Saat ini, angkot di Surabaya masih menjadi salah satu moda transportasi favorit karena menjangkau hampir seluruh wilayah kota Surabaya dengan 57 rute. Terminal utama angkot ini terletak di Purabaya, Tambak Oso Wilangun, Joyoboyo, dan Bratang.

Terminal-terminal khusus keberangkatan angkot juga tersebar di daerah Menanggal, Keputih, Dukuh Kupang, Benowo, Petekan atau Kalimas Barat, Manukan, Balongsari, Kenjeran, Kedung Cowek, Bulak, Sub Terminal Kasuari, dan pangkalan angkot Lyn.

Biaya: Rp. 4.000 (umum), Rp.2.000 (pelajar)

Commuter Line
Untuk para pekerja yang tinggal di daerah perbatasan dan harus bekerja di kota Surabaya, mulai Februari 2021 telah diresmikan kereta commuter line dengan rute Surabaya – Sidoarjo – Indro (Gresik) dan sebaliknya. Pembelian tiket bisa secara online melalui KAI Acces dengan pembayaran menggunakan LinkAja atau Qris.

Biaya: Mulai Rp. 5.000

Ojek Online
Dengan keterbatasan pilihan transportasi umum di dalam kota Surabaya, tentunya ojek atau taksi online sering menjadi andalan para warganya. Aplikasi yang paling banyak digunakan biasanya Gojek dan Grab.

Harga: Tergantung jarak

Tempat-tempat Seru
Tempat Berbelanja
Layaknya kota metropolitan pada umumnya, Surabaya memiliki banyak mall-mall besar sebagai destinasi one-stop-shopping populer, seperti:

Pakuwon Mall : Mall terbesar di Surabaya dan Indonesia.
Tunjungan Plaza (TP): Mall terbesar kedua di Surabaya, yang menghubungkan 6 Plaza sekaligus (TP 1- TP 6).
Grand City Mall Surabaya: Dilengkapi Studio XXI Premiere pertama di Surabaya
Ciputra World Surabaya
Surabaya Town Square (SUTOS)
City of Tomorrow (CITO)
Galaxy Mall Surabaya
Lenmarc Hall
Dan banyak lagi.
Makan atau Hang Out
Di Surabaya kini sudah menjamur kedai kopi dan kafe instagramable dengan harga yang terjangkau. Mulai dari Bober Cafe yang sering menjadi tempat berkumpulnya komunitas, Revolusi Ngopi atau Arung Senja yang nyaman, Rolag Coffee yang murah meriah , hingga Food Junction serta G-Walk yang penuh pilihan kuliner unik, dan banyak lagi.

Bila mau menikmati bar dengan live music, ada Old Wood Bistro, Kawi Lounge, Our Bar, hingga Holywings yang kini sudah membuka cabangnya di Surabaya. Ingin clubbing di akhir pekan? Kamu bisa mencoba Club Kowloon, M1 Super Club, Foreplay atau Colors.

Museum dan Galeri Seni
Surabaya yang juga dikenal sebagai Kota Pahlawan ini juga memiliki museum-museum yang menyimpan sejarah masa perjuangan. Diantaranya museum 10 November, Museum W.R Soepratman, De Javasche Bank, Museum Surabaya (Siola) dan banyak lagi.

Untuk melihat-lihat kesenian yang lebih modern, kamu bisa coba mengunjungi Visma Art Gallery, Surabaya Art Center, Orasis Art Gallery, hingga Surabaya Blockbuster Museum.

Sarana Olahraga
Dengan banyaknya ruang terbuka hijau di Surabaya, kamu memiliki banyak pilihan taman untuk sekedar jogging atau bersepeda santai. Contohnya Taman Ronggolawe dan Taman Teratai yang menyediakan arena futsal dan jogging track, atau Taman Bungkul yang biasa digunakan untuk senam dan lari santai saat car free day. Taman Mundu dan Taman Persahabatan pun sering menjadi tempat favorit warga Surabaya untuk berolahraga karena fasilitasnya yang lengkap dan nyaman.

0 Komentar