Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • news

Kader HMI Harus Berfikir 20 Tahun Kedepan Jika Tak Ingin Ketinggalan

Redaksi
Senin, Maret 04, 2024
Kader HMI Harus Berfikir 20 Tahun Kedepan Jika Tak Ingin Ketinggalan
Ketua KAHMI Sidoarjo Achmad Riyadh UB, Phd

Sidoarjo - Ketua KAHMI Sidoarjo Achmad Riyadh, UB, Phd mengatakan kader HMI (Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia) wajib kembali ke karakternya yakni sebagai kader intelektual, kader umat dan kader bangsa jika tidak ingin ketinggalan.

“Ia menyarankan HMI ada baiknya belajar dari ketertinggalan penduduk asli Singapura atas kemajuan luar biasa dari penduduk pendatang,” Ungkap Achmad Riyadh UB, Phd pada Studium General dalam rangka Closing Ceremony Intermediate Training (Lantihan Kader II) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang (P) Sidoarjo, di Smanor Sidoarjo, Minggu malam (3/3/2024).,

Menurut Riyadh, dengan berpikir 20 tahun ke depan, maka saat tahun 2044 atau satu tahun menjelang “Indonesia Emas”, maka kader HMI sudah mampu membaca jaman dari perubahan ke perubahan.

Dengan begitu, lanjut dia, HMI sudah menyiapkan kader secara estafet sesuai dengan pemikiran ke depan, sesuai dengan perubahan dari jaman ke jaman. Juga menyiapkan kader untuk menjadi intelektual untuk menjaga marwah umat dan bangsa.

“Dan, masyarakat akan melihat HMI dari apa yang diperbuat oleh kader HMI ke depan yang berpihak kepada umat dan bangsa,” kata Riyadh.

Oleh sebab itu, menurut dia, HMI harus pandai memilih teman dan kawan. Sebab, mereka yang berteman dengan pedagang minyak wangi akan mendapatkan buah harum.

Demikian juga burung akan bertengger di dahan dengan jenis yang sama. “Artinya HMI sudah pasti akan berjuang bersama sesama HMI di mana saja. Sehingga rencana strategis 20 tahun wajib dipikirkan,” tandasnya.

Demikian juga HMI dalam berkiprah di masyarakat. Permasalahan masyarakat berkaitan dengan negara harus diberi rumus pemikiran yang berkeadilan. Dan pembelaan terhadap umat diutamakan.

Materi secara umum disampaikan bahwa ke depan kader HMI wajib menguasai empat pilar Indonesia Emas 2035 sebagai cita cita kemerdekaan, yaitu; Pembangunan SDM & Penguasaan IPTEK, Ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan, pembangunan ekonomi berkelanjutan, dan pemerataan pembangunan.

“Indonesia Emas 2045 merupakan impian besar bangsa, yang nantinya akan mendorong kemajuan bangsa, terutama dalam menyiapkan generasi muda sebagai sumber daya manusia yang nantinya dapat membantu menyelasaikan persoalan dan masalah bangsa ini dengan menggunakan ide, kreatifitas dan inovasinya mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” tandas Riyadh. (*)
Tags:
  • news
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Trending
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
  • 10 Upacara Adat Jawa Timur yang Hingga Kini Masih Dilestarikan

    Sabtu, Maret 15, 2025
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live