Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • opini

Museum Wahyu Makkah, Berkah Bulan Suci Ramadan

Redaksi
Kamis, Maret 21, 2024



HAMPIR tiap prosesi bulan Suci Ramadan, hamba Allah SWT yang dirinya terpanggil beribadah mempunyai hasrat yang begitu bergelora. Selain mengharapkan ridlo Allah dan senang dengan amaliyah puasa sebagai ibadah wajib, taraweh dan tadarus Al-Qur'an merupakan pernik-pernik Ramadan yang memiliki makna tersendiri dari masa ke masa.

Sejauh mana konteks kekinian dari bulan Ramadan 1445 Hijriyah yang penuh Rahmat, ampunan dan dijauhkan dari api neraka serta turunnya Al Qur'an dan bulan yang lebih mulia dari seribu bulan? Tentu semua kembali kepada aktifitas kita sendiri.

Penulis sengaja memberikan histori sejarah Jabal Nur (Gunung Bercahaya) dengan khasanah khusus Gua Hiro, tempat Rasulullah berkhalwat (menyendiri) hingga mendapatkan wahyu turun ayat 1-5 surat Al Alaq yang pertama. Setidaknya, umat Baginda Rasulullah SAW bisa berpikir jernih disertai keyakinan dan keimanan tentang ke-Agungan Dzat Yang Maha Rahman - Rahim.

Firman Allah SWT yang turun melalui malaikat Jibril AS, yaitu:

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ - ١

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,"

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ - ٢

"Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah."

اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ - ٣

"Bacalah & Tuhanmulah Yang Mahamulia,"

الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ - ٤

"Yang mengajar (manusia) dengan pena"

عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ - ٥

"Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."

Bagi Al Faqir, 5 ayat ini tentu penuh makna. Bukan sekedar penjelasan dan ketegasan tentang profil Baginda Rasulullah SAW yang ummi (tidak bisa membaca) sehingga terjadi dialog antara Rasulullah dengan Jibril, namun mengajarkan kepada kita untuk selalu mengkaitkan segala kemampuan (kenikmatan) melihat, mendengar, mengucap (baca) dan merasa (secara jasad dan batin) dengan kekuasaan dan Wewenang mutlak Sang Khalik.

Artinya, kita punya kewenangan menentukan ikhtiar dan usaha kita bisa meraih keberhasilan karena kita. Sebaliknya, ketidakpastian dan kebodohan kita yang terus menerus mengajak dalam ketakwaan akan diberikan solusi, jalan keluar dan persepsi khusnudlon terhadap Sang Pencipta.

Kebetulan Al Faqir, telah diberikan kenikmatan dan kesempatan beberapa kali bisa berziarah ke Gua Hiro bersama jamaah haji atau umroh. Beragam komentar, cerita dan takjub membayangkan era Rasulullah SAW. Intinya, ada uswah (contoh) yang tidak lekang oleh zaman. Termasuk perjuangan penduduk setempat (mukimin) yang membantu memperbaiki rute jalan batu terjal dengan semen ala kadarnya dengan meminta imbalan seikhlasnya. Tentu kalau membayangkan era Rasulullah, tidak bisa terukur.

Saat ini, kondisi tersebut boleh dikatakan telah berubah 100 persen. Inisiatif kerajaan Saudi Arabia membangun museum Wahyu di kaki Gunung An-Nur (Jabal Nur) memberikan pencerahan kepada para jamaah (peziarah) untuk memasuki era baru. Peradaban yang kian modern dengan desain serta penampilan tiga/ empat dimensi panorama zaman Jahiliah, Rasulullah hingga kini.

Diorama yang begitu mempesona, termasuk replika Gua Hiro yang dipindah ke areal museum Wahyu Makkah, bukan sekedar mengajak pengunjung seperti berada di era Rasulullah, namun sebagai wujud ada kecintaan dan keterpaduan jiwa saling berjuang serta menyayangi. Allah SWT, bukan sekedar menguji kepada manusia yang paling Dicintai, namun memberikan realita dan reaksi nyata, bahwa hidup ini penuh perjuangan.

Dulu, saat Al Faqir jalan setapak bersama jamaah naik ke Gua Hiro dibutuhkan waktu sekitar dua jam. Itupun ada jedda (istirahat) karena reaksi kebutuhan oksigen menipis seiring ketinggian gunung batu An-Nur (bercahaya).(*)
Tags:
  • opini
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang

    Kamis, Mei 01, 2025
    Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • 10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya

    Jumat, Juli 25, 2025
    10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live