Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • sosial dan budaya

Pastikan Terima 100 persen Pj. Wali Kota Ali Kuncoro Cek Penyaluran Bansos

Redaksi
Kamis, Maret 21, 2024



Mojokerto – Pastikan Terima 100% Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro meninjau langsung penyaluran bansos (bantuan sosial) yang diterima warga kota Mojokerto di di Pendopo Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Jl. Hayam Wuruk. Pengecekan langsung ini guna memastikan bantuan yang diterima warga tidak ada potongan sepersenpun.

Mas Pj. Panggilan akrabnya Ali Kuncoro menjelaskan, meninjau pelaksanaan dan mekanismen penyaluran bansos yang diterima warga kota Mojokerto dari berbagai kategori ini, karena mengecek sekaligus memastikan besaran uang yang diterima benar-benar menerima sesuai nominalnya yang tertera di data penerima bansos.

“Kita berikan full tanpa ada potongan, saya harapkan bantuan ini bisa mengurangi beban, meningkatkan pendapatan meskipun ini sesaat, kita masifkan dengan program-program yang lain, karena di tahun 2024 ini total anggaran yang kita programkan untuk pengentasan kemiskinan sebanyak 135 miliar tersebar di masing-masing OPD,” kata Pj. Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, saat mengecek penerimaan penyaluran bansos, Rabu (20/3/2024) sore.

Ali Kuncoro menyampaikan bansos ini diambilkan dari APBD Kota Mojokerto tahun 2024 untuk disalurkan pada warga terdiri dari 362 tukang becak, 1.039 lansia kurang mampu, 285 anak yatim/piatu non panti, serta 275 orang penyandang disabilitas. Sedangkan teknis penyaluran kepada penerima. Dilakukan oelh jajaran kantor Dinas Sosial Kota Mojokerto.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto, Choirul Anwar, menambahkan untuk menghindari terjadinya desakan warga penerima bantuan di lokasi, mekanisme penyaluran bantuan seluruhnya dilakukan di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat selama selama sepekan (5 hari) mulai Selasa (19/3) – Sabtu (23/3) secara bergiliran.

Untuk penerima bansos hari pertama berlangsung pada Selasa (19/3/2024) dan Rabu (20/3/2024) khusus bagi 1.039 warga lansia kurang mampu. Sedangkan penerimaan pada Kamis (21/3/2024) ditempat yang sama untuk 362 tukang becak dan 285 anak yatim/piatu non panti. Sedangkan untuk penyaluran bansos bagi 275 orang penyandang disabilitas disalurkan secara door to door (home visit) pada hari Jum’at (22/3/2024) dan Sabtu (23/3/2024).

Masih penjelasan Kepala Dinsos Kota Mojokerto, Pemerintah Kota Mojokerto kembali menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat. Bantuan tersebut diberikan kepada tukang becak, lansia kurang mampu, disabilitas, dan anak yatim/piatu non panti.

Ditambahkan nominal bantuan yang diberikan berupa uang tunai dengan besaran bervariasi disesuaikan jenis dan kelompok kategorinya. Untuk tukang becak sebesar Rp. 350.000, untuk lansia Rp. 500.000 dan untuk disabilitas Rp. 350.000. Sedangkan untuk anak yatim/piatu non panti sebesar Rp. 1.000.000

Seluruh penerima bantuan sosial ini lanjut Anwar, merupakan warga Kota Mojokerto yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Sedangkan rincian bantuan untuk tukang becak tersebar di tiga kecamatan, dengan rincian 95 orang dari Kecamatan Kranggan, 163 orang dari Kecamatan Magersari, dan 104 orang dari Kecamatan Prajuritkulon.

Sementara untuk penyandang disabilitas, 129 orang dari Kecamatan Magersari, 73 orang dari Kecamatan Prajurit Kulon, dan 73 orang dari Kecamatan Kranggan. Sedangkan bantuan untuk lansia kurang mampu diberikan kepada 408 orang dari Kecamatan Magersari, 269 orang dari Kecamatan Prajurit Kulon, dan 362 orang dari Kecamatan Kranggan.

Adapun bantuan kepada anak yatim/piatu non panti diberikan kepada 115 anak dari Kecamatan Magersari, 97 anak dari Kecamatan Prajurit Kulon, dan 73 anak dari Kecamatan Kranggan.

"Semoga dengan bantuan ini dapat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus untuk kebutuhan menjelang lebaran Idul Fitri,” Pungkas Kadis Sosial Kota Mojokerto.(*)
Tags:
  • sosial dan budaya
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang

    Kamis, Mei 01, 2025
    Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • 10 Upacara Adat Jawa Timur yang Hingga Kini Masih Dilestarikan

    Sabtu, Maret 15, 2025
    10 Upacara Adat Jawa Timur yang Hingga Kini Masih Dilestarikan
  • Dari Birokrasi ke Kemanusiaan: Fattah Jasin Kini Mengabdi di PMI Jawa Timur

    Jumat, Januari 30, 2026
    Dari Birokrasi ke Kemanusiaan: Fattah Jasin Kini Mengabdi di PMI Jawa Timur
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live