Posko Siaga Lebaran Terpadu, PMI Sidoarjo Sertakan Ambulance Lengkap dan Perawat


SIDOARJO
(ragamjatim.id) –  Pengurus PMI (Palang Merah Indonesia) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan ke PMI Sidoarjo dalam rangka untuk melihat dari dekat kesiapan Posko Siaga Lebaran Terpadu 1445 hijriyah (2024 M). PMI Sidiarjo telah siap baik ambulance yang diperlukan lengkap dengan relawan, termasuk di dalamnya tenaga perawat.


Rombongan PMI Provinsi terdiri tiga orang yakni Amin Istighfarin, Sri Kuswati Simatupang dan Luhung. Diterima Sekretaris Ainur Rofik di kantor PMI Sidoarjo Jalan A, Yani No.12, pada Jumat (5/4/2024)


Dalam pertemuan yang berlangsung santai, Ainur Rofik melaporkan kesiapan PMI Sidoarjo dalam membantu pemerintah untuk kelancaran pemudik yang secara kebetulan melewati wilayah Sidoarjo.


Sesuai skedul, Posko Siaga Lebaran ini dimulai tanggal 4 sampai 16 April dimana untuk wilayah Sidoarjo ada 16 titik tersebar diberbagai tempat baik didalam kota maupun tempat padat arus lalin. Termasuk diantaranya di Posko Waru.


Sama seperti di kabupaten lainnya di Jawa Timur, PMI bergabung dalam posko siaga lebaran terpadu dimana disitu terdapat beberapa institusi.


“Kami akan selalu membantu pemerintah dalam kegiatan apapun seperti posko siaga lebaran terpadu tahun ini,” kata Ainur Rofik, Sekretaris PMI Sidoarjo.


Disebutkan, relawan yang diterjunkan sudah terlatih dan telah mengikuti berbagai pelatihan sehingga apa yang harus dikerjakan dilapangan, mereka sangat memahami.


“Kami membagi tugas dengan tiga shif, shif pagi (07.00-14.00), shif siang pukul14.00-21.00 dan shif malam. Selain itu disiagakan petugas oncall di pusat informasi di kantor PMI. Jadi, kalau ada kejadian memerlukan penanganan mendesak, masyarakat silahkan menghubungi 119. Sirine di pusat informasi akan berdering dan petugas kami akan segera meluncur,” kata Rofik. Ini kegiatan rutine tiap tahun. Tambahnya lagi.


Dijelaskan, sejak awal Januari lalu PMI Sidoarjo telah membuka Posko mandiri dengan memanfaatkan relawan secara bergiliran. Respon masyarakat terhadap PMI cukup bagus.


Hal ini ditandai dengan banyaknya warga masyarakat yang menghubungi call senter 112 mulai penanganan kecelakaan lalulintas, puting beliung yang mengakibatkan rumah rusak dan banjir sampai kebakaran.


Pada bulan Januari tercatat ada 24 kasus, Februari 26 kasus, periode Maret 35 kasus dan bulan April ini tercatat 8 kasus.


Dia menceritakan, masyarakat sempat terkejut ketika relawan PMI memotong pohon tumbang di depan kantor Pos. “Lho tugasnya PMI kok potong pohon” ucap Rofiq menirukan komentar warga.


Jangankan potong pohon, ketika warga Tanggulangin membutuhkan genteng akibat rumahnya diterjang puting beliung, PMI Sidoarjio juga membantu 5000 genteng.


Sesuai perintak Ketua PMI Jawa Timur Pak Imam Utomo, PMI Sidoarjo juga terus memaksimalkan PMR dilingkungan sekolah sekolah. Termasuk perjuangan kami agar PMR tadi mendapat sertifikasi serta menjadi salah satu point mereka masuk di jenjang sekolah berikutnya. Artinya PMR yang bersertikat PMI mendapat kemudahan diterima di SMA. pungkas Rofik.


Sementara itu Amin Istighfarin mengatakan bahwa mobilitas masyarakat untuk mudik lebaran tahun 2024, berdasarkan data nasional pemudik diprediksi mencapai 192 juta orang, yang masuk Jawa Timur sekitar 34 juta orang. Maka sepanjang rute akan sangat padat.


PMI Provinsi Jawa Timur menurunkan tiga tim. Hari ini kami tim pertama ke Sidoarjo, tim kedua ke Bangkalan dan tim tiga ke Mojokerto. Dua rombongan baru akan turun lapangan Sabtu (6/4/2024).


Peningkatan jumlah pemudik diduga karena Covid-19 telah selesai. Dan faktor kedua karena ekonomi masyarakat pasca Covid terus membaik.


“Kami berharap relawan PMI di Jawa Timur yang diterjunkan membantu pos siaga lebaran terpadu menjaga kesehatannya. Sebab itu pengaturan jadwal tugas harus diatur dengan baik,” tandas Amin. (*)

0 Komentar