Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • sejarah

Candi Sumur Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur

Redaksi
Kamis, Mei 23, 2024
Ragamjatim.id - Candi Sumur terletak di Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. 

Candi Sumur

Candi Sumur terletak 100 meter di selatan Candi Pari dan bisa dilihat dari sebelah kanan Candi Sumur akan nampak Candi Pari yang berdiri dengan kokohnya. Candi Sumur berdenah dasar bujur sangkar dengan ukuran 8 m x 8 m dan memiliki tinggi 10 meter. Candi Sumur menghadap ke arah barat dan menempati tanah seluas 315 m dan berada pada ketinggian 4,42 mdpl.

Candi Sumur dapat dibilang agak utuh. Bagian kaki, badan dan atap masih ada, namun pada bagian badan dan atap candi tinggal separuh. Agar Candi Sumur tidak roboh maka badan candi disangga dengan tiang besi yang berlapis semen.

Bilik candi yang seharusnya berisi lingga dan yoni kini nampak kosong, yang ada hanya sumur dengan kedalaman 3 meter. Keberadaan sumur inilah yang kemudian membuat candi ini dikenal sebagai Candi Sumur. 

Ketika melongok ke dalam sumur maka akan ditemukan beberapa uang logam yang nampaknya sengaja dilemparkan ke dalam sumur dengan maksud tertentu.

Candi Sumur pernah dipugar pada tahun 1999 hingga 2003 oleh Proyek Pemanfaatan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Trowulan Jawa Timur. 

Dari pemugaran tersebut menghasilkan bentuk candi yang saat ini kita lihat. Candi Sumur diperkirakan didirikan pada sekitar abad ke 14 M dengan corak agama Hindu. 

Candi Sumur diperkirakan satu komplek dengan Candi Pari. Candi Sumur diperkirakan dibangun pada periode yang sama dengan Candi Pari dibawah kepemimpinan Hayam Wuruk. 

Beberapa orang menduga fungsi Candi Sumur digunakan sebagai tempat mengambil air untuk keperluan di Candi Pari.(*)
Tags:
  • sejarah
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • 10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya

    Jumat, Juli 25, 2025
    10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya
  • Khofifah Apresiasi Peran Pesantren Bentuk Generasi Qur’ani di Bangkalan

    Minggu, Februari 01, 2026
    Khofifah Apresiasi Peran Pesantren Bentuk Generasi Qur’ani di Bangkalan
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live