Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • lifestyle

Met Gala Jadi Ajang Bergengsi Tahunan Hollywood, Bagaimana Sejarahnya?

Redaksi
Rabu, Mei 08, 2024



Surabaya - Malam Senin (6/5) jadi momen gemerlap di Museum Seni Metropolitan New York dikala Met Gala 2024 kembali menawan dunia dengan tema yang dinaikan kali ini:“ The Garden of Time”. Kegiatan yang dinantikan tiap tahun ini mengambil inspirasi dari karya fenomenal JG Ballard dalam suatu cerita pendek yang bawa pemirsa ke dalam petualangan moda yang menawan.

Met Gala, suatu perhelatan tahunan yang jadi tonggak berarti dalam industri mode, seni, serta budaya, kembali menawan dengan kedatangan selebriti serta tokoh terkemuka dunia. Dalam sorotan gemerlapnya, mereka tidak cuma menyajikan style yang menawan, namun pula memperkenalkan interpretasi kreatif terhadap tema, mulai dari motif bunga sampai konsep waktu serta sejarah.

Tetapi, sesungguhnya apa Met Gala? Apakah cuma ialah ajang mode saja? Ikuti jawabannya berikut ini.

Sejarah Met Gala

Sejarah Met Gala sendiri mengakar dalam semangat penggalangan dana buat Costume Institute, kementerian baju di Metropolitan Museum of Art. Diawali pada tahun 1948 selaku Costume Institute Gala, kegiatan ini ialah perayaan pembukaan pameran baru di museum.

Tetapi, semangat glamor serta eksklusifitasnya jadi terus menjadi kokoh kala Anna Wintour, editor Vogue, mengambil alih selaku pimpinan pada tahun 1973. Wintour bawa pergantian signifikan dengan memperkenalkan tema tahunan, mengganti Met Gala jadi ajang yang lebih menarik serta inovatif tiap tahunnya.

Tema tahunan Met Gala tidak cuma memusatkan perhelatan tersebut, namun pula berikan arah pada pameran Costume Institute. Dari sejarah fashion sampai pop budaya, tema- tema tersebut merangsang kreativitas dalam kostum- kostum yang ditampilkan. Met Gala 2024 juga tidak ketinggalan dalam perihal ini.

Met Gala 2024

Pada Met Gala tahun ini, pameran baru“ Sleeping Beauties: Reawakening Mode” hendak jadi pusat atensi dengan tema“ The Garden of Time”. Lebih dari 250 benda sangat jarang dari koleksi senantiasa Institut Kostum hendak dipamerkan, tercantum desain- desain ikonis dari Schiaparelli, Dior, Givenchy, serta yang lain, yang melintasi lebih dari 400 tahun sejarah fashion.

Tetapi, yang membuat pameran ini terus menjadi menarik merupakan pemakaian teknologi buat menghidupkan kembali pakaian- pakaian memiliki yang sangat rapuh buat dipakai. Lewat animasi video, proyeksi sinar, kecerdasan buatan, CGI, serta wujud stimulasi sensorik yang lain, wisatawan hendak dihadapkan pada pengalaman visual yang luar biasa.

Andrew Bolton, Kurator Wendy Yu yang Bertanggung Jawab atas Institut Kostum, menarangkan kalau pameran ini hendak dipecah jadi 3“ zona” utama, ialah Tanah, Laut, serta Langit, selaku penghormatan terhadap keelokan alam. Bagi Bolton, pameran ini merupakan suatu penghargaan atas alam serta keelokan emosional dalam dunia fashion.

Dengan tema yang menawan serta pameran yang luar biasa, Met Gala tidak cuma jadi kegiatan fashion, namun pula suatu peristiwa budaya yang memperingati kreativitas, sejarah, serta keelokan dalam suatu spektakel gemerlap di tengah gemerlapnya New York.(*)
Tags:
  • lifestyle
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
    Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

    Minggu, Februari 08, 2026
    Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live