Golkar Jatim Yakin Kyai Marzuqi Tidak Nyalon Gubernur

Ketua umum Golkar Sarmudji

SURABAYA
(ragamjatim.id) – Digadang gadang bakal menjadi revalitas Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak di kontestasi Pilgub Jawa Timur November mendatang, Kyai Marzuqi Mustamar malah mendukung Khofifah, di periode ke ll tahun 2024-2029.

Kabar Kyai mendukung Khofifah itu diungkapkan Ketua DPD Golkar Jawa Timur Muhammad Sarmuji ditengah acara pemotongan hewan kurban di Kantor DPD Golkar Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (17/6/2024).

Saya tidak yakin dan se yakin yakinnya bahwa Pak Kyai tidak akan mencalonkan maju Pilgub Jawa Timur.

KH Marzuqi Mustaman adalah mantan Ketua PWNU Jawa Timur dan Pimpinan Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad Kota Malang.

Seperti diketahui, Kyai Marzuqi Mustamar belakangan namanya santer dibicarakan terkait pencalonan dirinya dan akan di sandingkan dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini (Bu Risma) yang juga kader PDI Perjuangan.

Menurut Sarmuji, Ketua Umum Alumni Universitas Negeri Jember (KAUJE), kenapa saya tidak yakin Kyai tidak mencalonkan dan malah mendukung Bu Khofifah.

“Saya mendengar sendiri, didepan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Kyai Marzuqi mengatakan tidak akan mencalonkan diri dan malah mendukung Bu Khofifah periode kedua di Pilgub Jawa Timur 27 November 2024,”

Jadi saya yakin se yakin yakinnya Kyai tidak nyalon Gubernur Jawa Timur.

Lalu kapan ini akan berubah? Ya, itu akan berubah ketika saya mendengar sendiri pernyataan dari Kyai Marzuqi dan membaca sendiri bahwa beliau akan nyalon, tapi sampai saat ini kan tidak ada.

Lalu apakah Golkar yakin Khofifah – Emil akan melawan bumbung kosong di Pilgub Jawa Timur? Tanya wartawan, Sarmuji hanya mengatakan Golkar tidak dalam posisi yakin atau tidak yakin.

Golkar siap saja mau kotak kosong boleh, mau ada calon atau kompetitor, bahkan mitra tanding boleh. Golkar siap untuk memenangkan pasangan Khofifah – Emil di Pemilihan Gubernur 2024. Termasuk melawan Bu Risma.

Dalam kesenpatan yang sama, Sarmuji menjelaskan persiapan Golkar di Pilkada 2024 yang berlangsung secara serenpak.

“Golkar menggandeng beberapa lembaga survei untuk mengetahui elektabilitas masing masing calon dan lembaga survei itu terus bekerja. Golkar di Pemilihan bupati-wakil bupati, walikota-wakil walikota setidaknya mengusung 9 sampai 10 bakal calon bupati, bakal calon walikota, dan akan mengusung 23 bakal calon wakil bupati dan wakil walikota.

Untuk bakal calon bupati dan bakal calon walikota diantaranya Bondowo, Pacitan, Bojonegoro, Gresik, Tuban, Pasuruan, Probolinggo, Batu, Kota Madiun dan Kediri. (*)


0 Komentar