Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • ekonomi dan bisnis

Harga Sembako di Jawa Timur Bergerak Naik-Turun, Cabai hingga Daging Sapi Jadi Sorotan

Redaksi
Senin, Juli 07, 2025
Harga bahan kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali bergerak naik-turun memasuki pekan kedua Juli 2025. Komoditas cabai dan daging sapi tercatat mengalami kenaikan harga, sementara sejumlah komoditas lain relatif stabil dan sebagian turun tipis.

Ragamjatim.id
– Harga bahan kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali bergerak naik-turun memasuki pekan kedua Juli 2025. Komoditas cabai dan daging sapi tercatat mengalami kenaikan harga, sementara sejumlah komoditas lain relatif stabil dan sebagian turun tipis.

Berdasarkan pantauan harga di sejumlah pasar rakyat di Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Jember per Senin (7/7/2025), harga cabai merah keriting naik menjadi Rp 33.897 per kilogram, menguat sekitar 1,3 persen dari harga sebelumnya. Cabai besar juga ikut terkerek, naik 2,1 persen menjadi Rp 31.068 per kilogram.

Di sisi lain, harga daging sapi paha belakang naik tipis menjadi Rp 119.270 per kilogram atau naik 0,45 persen dari pekan lalu. Pedagang mengaku kenaikan ini terjadi karena pasokan sapi dari daerah penyangga menurun akibat cuaca yang mempengaruhi distribusi.

“Cabai memang naik sedikit sejak kemarin. Kalau daging, dari pemasok juga naik, jadi kami sesuaikan harga,” ujar Siti Aminah, pedagang di Pasar Wonokromo Surabaya, saat ditemui RagamJatim.id, Senin pagi.

Harga Ayam Kampung Turun, Telur Stagnan

Berbeda dengan cabai dan daging sapi, harga ayam kampung justru turun 1,67 persen menjadi Rp 62.250 per kilogram. Harga telur ayam ras masih bertahan di angka Rp 29.500 per kilogram.

Penurunan harga ayam kampung dipengaruhi suplai dari peternak yang meningkat usai Idul Adha, sementara daya beli masyarakat belum kembali pulih sepenuhnya.

“Pembelian ayam kampung masih sepi, mungkin karena kemarin banyak yang baru beli untuk hajatan Idul Adha,” tutur Aminah.

Faktor Cuaca dan Distribusi Jadi Penentu

Menurut pantauan RagamJatim.id, fluktuasi harga sembako di pasar-pasar Jawa Timur dipengaruhi dua faktor utama: kondisi cuaca yang mempengaruhi pasokan hasil pertanian dan distribusi, serta pola konsumsi masyarakat pasca-Lebaran Idul Adha yang baru saja usai.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Ir. Wahyu Setiawan, menjelaskan pihaknya terus memonitor harga dan pasokan untuk menjaga stabilitas harga sembako di pasar rakyat.

“Kami koordinasi dengan dinas terkait di kabupaten/kota agar pasokan stabil. Apabila ada kenaikan signifikan, kami akan lakukan operasi pasar,” jelas Wahyu.

Tips Belanja Hemat

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja hemat, disarankan untuk membeli cabai dan sayuran di pasar pagi hari, karena harga biasanya lebih murah dibanding siang hari. Sementara untuk daging sapi, konsumen dapat mempertimbangkan membeli potongan lain seperti sengkel atau sandung lamur yang harganya lebih terjangkau.

RagamJatim.id akan terus memantau pergerakan harga sembako di pasar rakyat Jawa Timur untuk memberikan informasi terkini bagi masyarakat.

Data Harga Sembako di Jawa Timur (7 Juli 2025):
  • Komoditas Harga per Kg Perubahan
  • Cabai merah keriting Rp 33.897 +1,3%
  • Cabai besar merah Rp 31.068 +2,1%
  • Daging sapi paha belakang Rp 119.270 +0,45%
  • Ayam kampung Rp 62.250 -1,67%
  • Telur ayam ras Rp 29.500 Stabil
Tags:
  • ekonomi dan bisnis
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • 10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya

    Jumat, Juli 25, 2025
    10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya
  • Khofifah Apresiasi Peran Pesantren Bentuk Generasi Qur’ani di Bangkalan

    Minggu, Februari 01, 2026
    Khofifah Apresiasi Peran Pesantren Bentuk Generasi Qur’ani di Bangkalan
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live