Tips Interview Kerja agar Lolos HRD: Persiapan yang Membuatmu Lebih Percaya Diri
RagamJatim.id – Interview kerja adalah momen penting yang menjadi gerbang penentu perjalanan karirmu. Banyak kandidat gagal bukan karena mereka tidak kompeten, tetapi karena kurang persiapan dan tidak memahami cara menghadapi HRD dengan tepat. Artikel ini akan membantu kamu mempersiapkan diri agar interview berjalan lancar dan meningkatkan peluang lolos HRD.
Artikel ini juga cocok untuk kamu yang sedang mencari kerja pertama kali, ingin pindah kerja, atau ingin meningkatkan kepercayaan diri saat interview.
Kenali Perusahaan dan Posisi yang Dilamar
HRD akan menanyakan apa yang kamu ketahui tentang perusahaan mereka dan alasan melamar posisi tersebut. Untuk itu:
Persiapkan Jawaban untuk Pertanyaan Umum Interview
- Pelajari profil perusahaan, visi-misi, serta produk atau layanan mereka.
- Pahami deskripsi pekerjaan (jobdesc) yang dilamar dan hubungkan dengan kemampuanmu.
- Jika memungkinkan, cari tahu budaya kerja perusahaan melalui media sosial atau LinkedIn.
Persiapkan Jawaban untuk Pertanyaan Umum Interview
Beberapa pertanyaan yang sering muncul:
Siapkan Pertanyaan untuk HRD
- Ceritakan tentang diri Anda.
- Kenapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?
- Apa kelebihan dan kekurangan Anda?
- Bagaimana Anda mengatasi tekanan kerja?
- Ceritakan pengalaman bekerja dalam tim.
- Berapa gaji yang Anda harapkan?
Siapkan Pertanyaan untuk HRD
Saat HRD bertanya “Apakah Anda ada pertanyaan?”, manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan ketertarikanmu pada posisi dan perusahaan.
Contoh pertanyaan yang dapat kamu ajukan:
Contoh pertanyaan yang dapat kamu ajukan:
- Bagaimana budaya kerja di perusahaan ini?
- Apa tantangan terbesar di posisi ini?
- Seperti apa indikator keberhasilan dalam posisi ini?
Perhatikan Penampilan dan Bahasa Tubuh
Penampilan akan memberikan kesan pertama yang penting. Gunakan pakaian rapi, bersih, dan sesuai dengan budaya perusahaan (formal atau smart casual).
Bahasa tubuh yang perlu diperhatikan:
Bahasa tubuh yang perlu diperhatikan:
- Duduk tegak dan tetap kontak mata.
- Jangan bermain dengan tangan atau gadget saat interview.
- Tersenyum untuk menunjukkan antusiasme.
- Dengarkan dengan baik sebelum menjawab.
Siapkan dokumen seperti:
Latihan Interview dengan Simulasi
- CV terbaru.
- Fotokopi ijazah dan transkrip nilai.
- Portofolio jika diperlukan.
- Sertifikat pendukung.
Latihan Interview dengan Simulasi
Mintalah bantuan teman atau keluarga untuk melakukan simulasi interview, sehingga kamu bisa melatih cara menjawab dan mengurangi rasa gugup.
Gunakan juga rekaman video untuk mengevaluasi gestur, cara berbicara, dan intonasi suara saat menjawab pertanyaan.
Datang Tepat Waktu
Gunakan juga rekaman video untuk mengevaluasi gestur, cara berbicara, dan intonasi suara saat menjawab pertanyaan.
Datang Tepat Waktu
Datanglah 15–30 menit sebelum waktu interview agar kamu memiliki waktu untuk menenangkan diri. Keterlambatan akan menimbulkan kesan tidak profesional di mata HRD.
Tunjukkan Antusiasme dan Sikap Positif
Tunjukkan Antusiasme dan Sikap Positif
HRD tidak hanya menilai kemampuan teknis tetapi juga sikapmu. Tunjukkan:
- Antusiasme saat menjawab pertanyaan.
- Sikap positif saat menjelaskan pengalaman, bahkan saat menjelaskan alasan resign dari tempat kerja sebelumnya.
- Keseriusan untuk berkembang bersama perusahaan.
- Datang terlambat tanpa konfirmasi.
- Tidak membawa dokumen pendukung.
- Tidak mengetahui posisi yang dilamar.
- Mengkritik tempat kerja lama secara negatif.
- Terlihat kurang percaya diri atau terlalu sombong.
Kirimkan email ucapan terima kasih kepada HRD setelah interview, sebagai bentuk apresiasi dan menunjukkan ketertarikanmu pada posisi tersebut.
Contoh singkat:
“Terima kasih atas kesempatan interview yang telah diberikan hari ini. Saya sangat antusias untuk dapat berkontribusi di perusahaan Bapak/Ibu.”
Kesimpulan
Interview kerja bukan hal yang perlu ditakuti jika kamu memahami langkah-langkah persiapannya dengan baik. Mulai dari mengenali perusahaan, melatih jawaban pertanyaan umum, menjaga penampilan, hingga menunjukkan sikap positif akan membantumu memberikan kesan terbaik di mata HRD.
Jangan lupa, kegagalan saat interview adalah bagian dari proses belajar. Evaluasi setiap pengalaman untuk perbaikan ke depannya.
Contoh singkat:
“Terima kasih atas kesempatan interview yang telah diberikan hari ini. Saya sangat antusias untuk dapat berkontribusi di perusahaan Bapak/Ibu.”
Kesimpulan
Interview kerja bukan hal yang perlu ditakuti jika kamu memahami langkah-langkah persiapannya dengan baik. Mulai dari mengenali perusahaan, melatih jawaban pertanyaan umum, menjaga penampilan, hingga menunjukkan sikap positif akan membantumu memberikan kesan terbaik di mata HRD.
Jangan lupa, kegagalan saat interview adalah bagian dari proses belajar. Evaluasi setiap pengalaman untuk perbaikan ke depannya.