Kades dan Camat Jadi Sorotan, Warga Nogosari Keluhkan Minimnya Kepedulian Pasca Banjir
Jember, Ragamjatim.id – Dugaan sikap kurang peduli terhadap warga terdampak banjir menyeret nama Kepala Desa Nogosari, Esa Hosada, dan Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, menjadi perbincangan warga. Sorotan itu mencuat setelah banjir besar yang melanda Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, lebih dari sebulan lalu belum juga ditangani secara maksimal, Rabu (14/1/2026).
Warga mengaku kecewa lantaran dampak banjir yang merusak ratusan rumah seolah tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah desa maupun kecamatan. Keluhan tersebut kian menguat seiring belum adanya langkah konkret di lapangan.
Warga Mengeluh, Dampak Banjir Belum Tertangani
Sejumlah warga menyampaikan bahwa banjir besar yang terjadi telah menimbulkan kerusakan signifikan pada permukiman. Namun hingga kini, mereka menilai respons dari pemerintah setempat belum terlihat nyata.
Salah satu warga, FH (20), rumahnya mengalami longsor akibat tergerus banjir. Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin membahayakan apabila terjadi hujan deras atau banjir susulan.
Rumah Longsor di Tepi Jalan, Warga Ajukan Aduan
Merasa tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Desa Nogosari, FH akhirnya mengadukan persoalan tersebut melalui saluran Wadul Gus’e, layanan pengaduan masyarakat milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Ironisnya, lokasi rumah FH berada di tepi jalan yang hampir setiap hari dilalui Kepala Desa Nogosari. Jarak rumah tersebut dengan jalan utama diperkirakan hanya sekitar 15 meter, sehingga kondisinya dinilai mudah terlihat.
Satpol PP Datang, Namun Dinilai Sekadar Melihat
Berdasarkan pantauan media di lapangan pada Rabu (14/1/2026), Satpol PP Kecamatan Rambipuji bersama rombongan mendatangi lokasi korban banjir. Kedatangan tersebut disebut-sebut sebagai tindak lanjut aduan warga ke Wadul Gus’e.
Namun, warga menilai kunjungan tersebut belum menyentuh solusi nyata. Petugas disebut hanya melakukan peninjauan singkat dan pengambilan dokumentasi foto, tanpa disertai tindakan perbaikan atau bantuan langsung.
Kades Belum Beri Klarifikasi
Hingga berita ini diturunkan, Kamis (15/1/2026), Kepala Desa Nogosari belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp juga belum mendapat respons.
Harapan Warga kepada Bupati Jember
Kondisi ini menjadi catatan serius bagi Bupati Jember, Muhammad Fawait, agar melakukan evaluasi serta memberikan arahan dan teguran kepada jajaran pemerintah desa dan kecamatan, khususnya terkait kepedulian dan pelayanan terhadap masyarakat terdampak bencana.
Warga menilai sikap tersebut berbanding terbalik dengan perhatian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang kerap menekankan pentingnya kehadiran negara di tengah masyarakat saat bencana melanda.(*)
.webp)