Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Indeks
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • sosial dan budaya

Sambut Tahun Baru 2026, Cak Ning Surabaya dan Natura Amerta Tanam 300 Bibit Pohon di Tahura Pakal

Redaksi
Senin, Januari 05, 2026
Cak Ning Surabaya bersama Natura Amerta menanam pohon di Tahura Pakal Surabaya

Surabaya, Ragamjatim.id – Menyambut Tahun Baru 2026, Cak Ning Surabaya berkolaborasi dengan komunitas lingkungan Natura Amerta menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 300 bibit pohon. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (4/1/2026) di Taman Hutan Raya (Tahura) Pakal Surabaya, yang dikenal sebagai kawasan Hutan Cemara.

Aksi tanam pohon ini menjadi bentuk kepedulian generasi muda terhadap kondisi lingkungan hidup di Indonesia, di tengah maraknya pembabatan hutan dan alih fungsi lahan yang berdampak pada kerusakan ekosistem serta perubahan iklim.

Dihadiri Lintas Sektor, Perkuat Sinergi Pelestarian Alam

Kegiatan penanaman pohon ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Korem Bhaskara Jaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya.

Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara komunitas, pemerintah, dan aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan perkotaan.

300 Bibit Mahoni, Trembesi, dan Mojo Ditanam

Pemerhati lingkungan dari Natura Amerta, Ferdy Satrya, menjelaskan bahwa ratusan bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis pohon bernilai ekologis tinggi.

“Sebanyak 300 bibit pohon yang kami tanam terdiri dari mahoni, trembesi, dan mojo. Jenis-jenis ini dipilih karena memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan, baik sebagai penyerap karbon maupun penopang ekosistem,” ujar Ferdy.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni semata.

“Penanaman ini bukan sekadar seremonial, melainkan akan bersama kami pantau secara intensif ke depannya, agar pohon yang ditanam benar-benar tumbuh dan memberi manfaat,” tegasnya.

Cak Surabaya 2025: Anak Muda Harus Progresif Peduli Lingkungan

Sementara itu, Risalah Naufal, Cak Surabaya 2025, menekankan pentingnya peran anak muda dalam isu lingkungan.

“Sebagai anak muda, kita harus terus progresif dan menggalakkan gerakan cinta, peduli, serta menjaga lingkungan. Salah satu bentuk konkretnya adalah merawat tanaman sebagai sumber oksigen bagi manusia,” ungkapnya.

Cak Ning Surabaya Dorong Kesadaran Lingkungan di Kota Metropolitan

Ketua Umum Cak Ning Surabaya, Zerlin Balqis, menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan merupakan prinsip penting yang harus dijaga, khususnya di kota besar seperti Surabaya.

“Menjaga dan merawat lingkungan adalah prinsip sekaligus tantangan di Kota Surabaya sebagai kota metropolitan, budaya, bisnis, dan pariwisata. Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan semakin meningkat,” tutup Zerlin.

Harapan Jadi Inspirasi Gerakan Lingkungan Berkelanjutan

Melalui kegiatan tanam pohon ini, Cak Ning Surabaya bersama Natura Amerta berharap dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.
Tags:
  • sosial dan budaya
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • PMI Jatim Tinjau Luapan Sungai di Lamongan, Ribuan Rumah Warga Terdampak

    Rabu, Januari 14, 2026
    PMI Jatim Tinjau Luapan Sungai di Lamongan, Ribuan Rumah Warga Terdampak
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • KUHP Baru Bukan Sekadar Ganti Kitab, Tapi Ganti Cara Negara Menghukum

    Selasa, Januari 13, 2026
    KUHP Baru Bukan Sekadar Ganti Kitab, Tapi Ganti Cara Negara Menghukum
  • 2.000 Pelari Ramaikan “Lelono by Mantra” Batu, Taklukkan Lintasan Gunung Butak

    Kamis, Januari 15, 2026
    2.000 Pelari Ramaikan “Lelono by Mantra” Batu, Taklukkan Lintasan Gunung Butak
  • Dari Surabaya untuk Indonesia, PMI Tunjukkan Standar Kemanusiaan Kelas Dunia

    Kamis, Januari 15, 2026
    Dari Surabaya untuk Indonesia, PMI Tunjukkan Standar Kemanusiaan Kelas Dunia
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live