Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • sosial dan budaya

Gerbang Sangkareang Antar Wali Kota Mataram ke Anugerah Kebudayaan PWI

Redaksi
Jumat, Februari 06, 2026
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilannya menggagas dan mempertahankan proposal “Gerbang Sangkareang”

Jakarta, Ragamjatim.id – Wali Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Mohan Roliskana, akan menerima Trofi Abyakta – Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang digelar pada 9 Februari 2026. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilannya menggagas dan mempertahankan proposal “Gerbang Sangkareang” sebagai landmark budaya yang merepresentasikan identitas Kota Mataram.

Proposal tersebut dipresentasikan Mohan di hadapan Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada 9 Januari 2026 dan dinilai berhasil mengintegrasikan nilai tradisi masyarakat Sasak dengan pendekatan arsitektur modern yang visioner. Gerbang Sangkareang dinilai tidak hanya sebagai karya fisik, tetapi juga sebagai simbol kebudayaan yang hidup dan berkelanjutan.

Mohan Roliskana menjabat Wali Kota Mataram dua periode, yakni 2021–2024 dan 2024–2029. Ia lahir di Mataram, 16 November 1972. Pendidikan ditempuh di SMA Ampenan (1991), Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jurusan Ilmu Komunikasi (1998), serta Magister Ilmu Hukum Universitas Mataram (2007). Karier birokrasi dimulai sebagai PNS Pemerintah Kota Mataram (1999–2010), Wakil Wali Kota Mataram dua periode (2010–2015 dan 2016–2021), hingga menjadi Wali Kota. Saat ini, Mohan juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTB periode 2025–2030.

Simbol Lumbung Kehidupan

Di hadapan dewan juri, Mohan menjelaskan bahwa Gerbang Sangkareang mengusung konsep “lumbung kehidupan”, simbol agraris masyarakat Sasak yang melambangkan kesejahteraan, ketahanan, dan kebersamaan. Konsep tersebut diterjemahkan ke dalam desain visual kontemporer yang menegaskan jati diri Kota Mataram sebagai kota berbudaya dan terbuka terhadap masa depan.
“Gerbang Sangkareang bukan sekadar penanda ruang, tetapi penanda makna kota,” ujarnya. Landmark ini diharapkan mampu membangun sense of place serta memperkuat roh dan karakter Mataram di tengah perkembangan urban.

Menggerakkan Ekosistem Kreatif

Lebih jauh, Mohan menegaskan bahwa Gerbang Sangkareang turut melahirkan berbagai ekspresi turunan, seperti motif batik lumbung, kriya logam, desain ruang publik, hingga identitas visual kota. Keberadaan pers dan media dinilainya berperan penting dalam memperluas gaung karya para pelaku kreatif lokal, sehingga produk budaya Mataram semakin dikenal di tingkat nasional.

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat sendiri dinilai oleh dewan juri lintas disiplin seni, budaya, dan pers, yang menilai Gerbang Sangkareang sebagai contoh keberhasilan kepemimpinan daerah dalam merawat budaya sekaligus membangun masa depan kota. (*)
Tags:
  • sosial dan budaya
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang

    Kamis, Mei 01, 2025
    Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • 10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya

    Jumat, Juli 25, 2025
    10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live