Prabowo Berhalangan Hadir di HPN 2026, Muhaimin Iskandar Wakili Presiden
Serang, Ragamjatim.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berhalangan hadir secara langsung pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (9/2/2026).
Presiden Prabowo menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar untuk mewakilinya menghadiri agenda nasional tersebut. Kehadiran Muhaimin sekaligus menyampaikan salam dan pesan khusus Presiden kepada seluruh insan pers serta tamu undangan yang hadir.
Muhaimin Sampaikan Salam Presiden Prabowo
Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sejatinya memiliki keinginan kuat untuk hadir langsung dalam peringatan HPN 2026. Namun, agenda kenegaraan lain yang berlangsung bersamaan membuat Presiden tidak dapat memenuhi undangan tersebut.
“Atas nama Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, saya menyampaikan salam hormat kepada seluruh tamu undangan, khususnya jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang memperingati Hari Pers Nasional tahun 2026,” ujar Muhaimin.
Apresiasi Presiden untuk Insan Pers
Selain menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional, Muhaimin juga membacakan pesan Presiden Prabowo yang berisi apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada insan pers di seluruh Indonesia.
Presiden menilai pers memiliki dedikasi serta peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa, mengawal demokrasi, dan membangun kesadaran publik melalui penyajian informasi yang bertanggung jawab.
Muhaimin menegaskan, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Karena itu, pers disebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional serta memperkuat kepercayaan publik.
Puncak peringatan HPN 2026 di Banten dihadiri pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat dan daerah, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, serta insan pers dari berbagai wilayah di Indonesia. (*)
