Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Indeks
  • e-Magazine
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Sejarah
  • Kosakata
  • Puisi
  • Music
  • Film
  • Kultur
  • Wisata
  • Tips
  • Opini
  • Coretan
  • Rilis
  • Beranda
  • Pemerintahan

Pemprov Jatim Beri Santunan Rp 10 juta Bagi Petugas Pemilu yang Meninggal

Oleh Redaksi
Senin, Februari 26, 2024


Surabaya - Sebanyak 75 orang yang meninggal melakasanakan tugas pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu akan menerima bantuan dari Pemprov Jawa Timur. Besarannya, tiap orang 10 juta rupiah sehingga total anggaran yang dikerluarkan Pemprov Jawa Timur sebanyak Rp750 juta.

Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan, ke 75 orang meninggal melaksanakan tugas Pemilu, berada di lingkungan KPUD, Bawaslu, petugas pengamanan dan ada pula yang dari saksi dua orang.

“Pemprov akan mengcover semua meskipun standartnya kecil. Tapi ini adalah bentuk apresiasi Pemprov Jawa Timur,” ungkap Adhy Karyono kepada wartawan, di Surabaya, Senin (26/2/2024).

Apresiasi yang diberikan tersebut di luar BPJS. Kalau BPJSA kan nilai bisa lebih besar. Namun untuk Pemprov Jawa Timur nilainya tidak seberapa. Tapi inilah yang bisa kita lakukan.

Malahan mulai hari ini keluarga korban meninggal sudah mulai kita salurkan. Dan kita akan terus mencari dimana keluarga mereka. Targetnya dalam satu munggu kedepan 75 orang sudah tuntas menerima bantuan dari Pemprov Jawa Timur.

Mereka yang meninggal tersebut dinilai sangat berjasa untuk kelancaran Pemilu 2024 yang damai dan aman. Mereka bukan meninggal karena kecelakaan melainkan kebanyakan ada sakit bawaan. Sebab mengurus Pemilu bukan hanya pada hari coblosan saja melainkan sudah sejak awal mereka sudah bertugas. Maka bisa jadi mereka karena kelelahan, kurang tidur, ada riwayat jantung atau penyakit lain.

Adhy Karyono yang sebelumnya menjabat Sekdaprov menyatakan, kalau santunan dari BPJS sebesar Rp 40 juta rupiah. Sementara dari Pemprov Jatim mendapatkan Rp 10 juta.

Berdasarkan data dari KPU Jawa Timur, mereka yang meninggal rata rata mempunyai penyakit bawaan. Ada yang meninggal di rumah, tempat pemungutan suara dan juga rumah sakit. Mereka kelelahan karena melakukan kegiatan yang menyita tenaga mereka baik sebelum pemilu atau saat pemungutan suara.

"Ya karena memang ada sakit bawaan karena memang mengurus Pemilu itu bukan hanya satu hari saja tetapi sebelumnya kurang tidur ada yang riwayat jantung, ada penyakit lain" pungkas Adhy Karyono.(*)
Tags:
  • Pemerintahan
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Tag Popular
  • Flash News
  • Jawa Timur
  • Kultur
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Sejarah
  • Seni Budaya
  • Tips
Most popular
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • Wayangan HUT ke 61 Golkar Dihadiri Ribuan Masyarakat, Ali Mufthi Terkesima dan Haru

    Minggu, November 30, 2025
    Wayangan HUT ke 61 Golkar Dihadiri Ribuan Masyarakat,  Ali Mufthi Terkesima dan Haru
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • 15 Motif Batik Jawa Timur, Kenali ciri dan Filosofinya

    Rabu, Mei 15, 2024
    15 Motif Batik Jawa Timur, Kenali ciri dan Filosofinya
  • 10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya

    Jumat, Juli 25, 2025
    10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang

    Kamis, Mei 01, 2025
    Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang
  • Sanjaya vs Syailendra: Dua Dinasti Mataram Kuno yang Bertarung demi Ajaran dan Tahta

    Sabtu, Mei 31, 2025
    Sanjaya vs Syailendra: Dua Dinasti Mataram Kuno yang Bertarung demi Ajaran dan Tahta
Ragamjatim.id
Copyright © 2025 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live