Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • lifestyle

Ini jenis makanan yang sebaiknya tidak dihangatkan kembali

Redaksi
Minggu, Maret 24, 2024



Jakarta - Koki selebriti Martin Natadipraja mengatakan beberapa makanan ini sebaiknya tidak dihangatkan kembali dan harus selalu dimakan saat segar.“Semua jenis sayur karena menurut saya sayuran harus dimakan segar, dalam artian satu hari nggak perlu diinapkan harus habis,” kata Martin dalam diskusi Beat Diabetes bersama Tropicana Slim di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan semua jenis sayuran hijau seperti kangkung, sawi, pokcoy ataupun gulai daun singkong, harus dihabiskan dalam sehari dan tidak disarankan untuk dipanaskan berulang. Jika ingin mengonsumsi gulai daun singkong, Martin menyarankan untuk memisahkan gulai dan daun singkong dan jangan dipanaskan bersamaan.

Selain sayur-sayuran, Martin juga mengatakan untuk protein dari jenis daging-dagingan seperti ikan juga sebaiknya tidak dipanaskan berulang.

Namun untuk makanan yang mengandung santan seperti opor, masih ada toleransi dua sampai tiga hari dapat dipanaskan kembali namun disarankan tidak lebih dari seminggu.

“Kalau opor saran saya karena mengandung santan dua sampai tiga hari maksimal harus sudah selesai dihabiskan, jangan terlalu lama sampai seminggu,” katanya.

Ia menjelaskan makanan yang sering berulang kali dipanaskan, akan terjadi perubahan suhu yang naik turun dari dingin ke panas. Makanan dingin yang sering dipanaskan juga dapat merusak cita rasa makanan, kecuali rendang karena sudah ada proses karamelisasi.

Perubahan suhu tersebut dapat memicu tumbuhnya bakteri cepat aktif dan makanan akan menjadi cepat basi. Jika makanan mengandung santan, usahakan menyimpan di kulkas dan dipanaskan sekali atau dua kali saja.

Memanaskan makanan berulang kali juga dapat berpengaruh pada kesehatan karena bakteri yang berkembang di makanan.

Sementara itu untuk kue, Martin menyarankan lebih baik disimpan di suhu ruang dalam rentang waktu satu sampai tiga bulan, meskipun masa kadaluarsa masih menunjukkan waktu yang lebih lama.(*)
Tags:
  • lifestyle
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • Pakaian Adat Jawa Timur: Identitas Budaya yang Terjaga di Tengah Zaman

    Sabtu, Januari 17, 2026
    Pakaian Adat Jawa Timur: Identitas Budaya yang Terjaga di Tengah Zaman
  • 2.000 Pelari Ramaikan “Lelono by Mantra” Batu, Taklukkan Lintasan Gunung Butak

    Kamis, Januari 15, 2026
    2.000 Pelari Ramaikan “Lelono by Mantra” Batu, Taklukkan Lintasan Gunung Butak
  • 10 Upacara Adat Jawa Timur yang Hingga Kini Masih Dilestarikan

    Sabtu, Maret 15, 2025
    10 Upacara Adat Jawa Timur yang Hingga Kini Masih Dilestarikan
  • PMI Jatim Tinjau Luapan Sungai di Lamongan, Ribuan Rumah Warga Terdampak

    Rabu, Januari 14, 2026
    PMI Jatim Tinjau Luapan Sungai di Lamongan, Ribuan Rumah Warga Terdampak
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live