Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • ekonomi dan bisnis

Lebaran 2024, Permintaan Komoditas Gula di Jatim Diprediksi Naik 10% - 20%

Redaksi
Sabtu, Maret 23, 2024

Lebaran 2024, Permintaan Komoditas Gula di Jatim Diprediksi Naik 10% - 20%

Dinas Perkebunan Jawa Timur memperkirakan tren kebutuhan komoditas gula menjelang lebaran 2024 ini akan mengalami peningkatan hingga 10% - 20% dari rata-rata kebutuhan normal.

Kepala Dinas Perkebunan Jatim, Heru Suseno mengatakan rata-rata kebutuhan gula di Jatim pada hari normal sekitar 26.000 ton/bulan. Harganya pun diperkirakan akan ada peningkatan mengikuti biaya pokok produksinya.

“Saat ini biaya pokok produksi tebu sedang menunggu persetujuan dari pusat, sebab subsidi pupuk untuk komoditas tebu tidak terlalu banyak, karena yang diutamakan untuk tanaman pangan. Sejauh ini petani tidak mengeluhkan harga tebu,” katanya, Jumat (22/3/2024).

Berdasarkan data taksasi Desember, produksi tebu di Jawa Timur tahun ini diperkirakan akan mencapai 15.929.008 ton dan mengahasilkan 1.194.971 ton gula.

Produktivitas tebu diprediksi sebesar 70,61 ton/ha karena masih terdampak El Nino pada tahun lalu yang menyebabkan produktivitas tebu belum bisa maksimal.

“Namun rendemen gula diestimasikan dapat optimis pada angka 7,5% dengan menunggu tebu pada waktu kemasakan optimal sehingga dapat meningkatkan produksi gula,” imbuh Heru.

Ia menambahkan, pada produksi gula tahun ini dijadwalkan Pabrik Gula (PG) akan mulai proses giling tebu pada Mei 2024 dan ada yang mulai Juni 2024 untuk memaksimalkan fase kemasakan tebu mengingat kondisi iklim yang saat ini masih hujan.

Adapun stok Gula Kristal Putih (GKP) di Jatim saat ini mengatakan mencapai 191.191 ton. Dari jumlah itu sebanyak 23.475 ton disimpan oleh petani, dan 158.692 ton ada di pedagang, serta 5.043 ton berada di pabrik. Sedangkan raw sugar yang belum diolah ada sebanyak 75.020,5 ton.

Sementara itu PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero) Holding Perkebunan yang bergerak di bidang komoditas gula mendapat target peningkatan produksi gula kristal putih (GKP) hingga 2,2 juta ton pada 2028.

Target tersebut sejalan dengan implementasi Peraturan Presiden (Perpres) 40/2023 dalam meningkatkan target perluasan area tanam tebu hingga 179.000 ha guna mewujudkan swasembada gula.

Direktur Utama SGN, Aris Toharisman mengatakan, saat ini SGN sendiri juga terlibat dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pangan, Energi dan Kehutanan di Merauke sebagai bagian dari upaya pencapaian swasembada gula nasional.

“SGN bersama P3GI (Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia) telah memulai uji adaptasi varietas tebu unggul di sana sejak Desember 2023. Rencananya lebih dari 1 juta ha lahan di Merauke akan dijadikan kebun tebu,” ujarnya.

Mulai tahun ini pun, lanjut Aris, SGN akan mengelola lahan HGU (Hak Guna Usaha) eks PTPN XIV di Sulawesi. Ada sekitar 11.000-an ha lahan yang akan digarap secara bertahap.(*)
Tags:
  • ekonomi dan bisnis
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang

    Kamis, Mei 01, 2025
    Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Alat Musik Sasando terkenal di Dunia

    Sabtu, Oktober 12, 2024
    Alat Musik Sasando terkenal di Dunia
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live