Surabaya Butuh Maggot 5 Ton/Hari, BRI Bangun Rumah Maggot & Eco-Enzym Kebonsari


ragamjatim.id
- BRI Regional Office (RO) Surabaya kembali menunjukan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan sekaligus tanggungjawab sosial dan lingkungan (TJSL) salah satunya melalui program pembangunan Rumah Maggot dan Eco-Enzym di Kebonsari, Jambangan, Surabaya. 


Branch Manager BRI Jemursari, Fenny Amalo menjelaskan proyek Rumah Maggot dan Eco-Enzym ini merupakan stimulan bagi masyarakat sekitar dari BRI melalui program pendanaan TJSL BRI untuk masyarakat di Kelurahan Kebonsari. 


“Jika berhasil maka BRI akan siap memberikan dukungan sepenuhnya untuk pengembangan Rumah Maggot dan Eco-Enzym di tempat yang lain. Apalagi pemerintah memberikan dukungan sepenuhnya untuk pengembangan proyek ini,” kata Fenny., Kamis (21/3/2024).


Menurutnya, Rumah Maggot dan Eco – Enzym ini tidak hanya akan berdampak positif terhadap penanganan masalah sampah organik di Surabaya, namun juga secara ekonomis akan menggerakan roda ekonomi rakyat secara berkelanjutan. Proyek ini pun sekaligus menjadi pilot project di Surabaya.


Dalam pembukaan Rumah Maggot dan Eco-Enzym pada 18 Maret 2024, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa pemanfaatan Rumah Maggot dan Eco-Enzym bisa mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Surabaya. Sampah bisa menjadi sahabat yang bisa dikelolah menjadi sesuatu yang menghasilkan uang. 


“Ini yang akan kita kembangkan. Di Kebonsari ini menjadi pionir yang nantinya kita kembangkan ke seluruh wilayah Surabaya,” kata Eri. 


Ia mengatakan kebutuhan Maggot di Surabaya sendiri cukup tinggi. Setiap hari rata-rata sekitar 5 ton maggot yang diperlukan di masyarakat untuk berbagai keperluan. Namun yang bisa dipenuhi hingga saat ini hanya sebagian kecil.


“Kami berharap, dengan adanya Rumah Maggot ini kebutuhan 5 ton maggot per hari bisa terpenuhi,” imbuh Eri.


Eri pun berterima kasih atas peran BRI khususnya BRI BO Jemursari dalam mendukung pembangunan Rumah Maggot dan Eco-Enzym. Sebab membangun Rumah Maggot dan Eco-Enzym memerlukan dana yang tidak sedikit. 


“Ini menunjukan sinergi yang baik antara pemerintah, BRI dan masyarakat agar berdampak positif baik untuk pengelolaan lingkungan maupun ekonomi,” tambahnya.


Salah satu penggerak Rumah Maggot di Kebonsari, Syarif Hidayat, menambahkan, keberadaan Rumah Maggot dan Eco-Enzym ini sangat bermanfaat bagi warga Kebonsari.


“Ini luar biasa BRI sudah membantu masyarakat Kebonsari dengan membangun rumah maggot dan eco-enzy yang akan sangat bermanfaat,” kata Syarif.

0 Komentar