Jika Anda memiliki masalah umum ini, harap hindari minum air kelapa


ragamjatim.id
- Ini adalah minuman alami. Ini dianggap sebagai minuman sehat terbaik untuk musim panas. Setiap kali kita merasa lemah atau hendak menemui pasien di rumah sakit, kita selalu membawa air kelapa. Hal ini karena mengandung banyak nutrisi seperti potasium, vitamin B, magnesium, yang sangat penting untuk meningkatkan kesehatan kita. Meminumnya tidak hanya mendinginkan perut tapi juga mendinginkan panas tubuh. Air kelapa kaya akan elektrolit alami sehingga banyak orang juga yang mengonsumsinya sebagai minuman olahraga. Tapi air kelapa terbukti berbahaya dalam beberapa masalah kesehatan. Konsumsi air kelapa secara berlebihan tidak hanya dapat menurunkan tekanan darah tetapi juga menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit.


Siapa yang harus menghindari air kelapa


Orang yang sering buang air kecil

Orang yang mempunyai masalah sering atau sering buang air kecil sebaiknya menghindari konsumsi air kelapa.


Pasien ginjal

• Air kelapa kaya akan potasium, jadi jangan dikonsumsi jika Anda mempunyai masalah ginjal.


Wanita hamil

• Ibu hamil sebaiknya tidak minum air kelapa terlalu banyak tanpa anjuran dokter.


Pasien jantung

Hindari minum air kelapa jika Anda memiliki masalah terkait jantung.

• Penderita fibrosis kistik sebaiknya menghindari air kelapa.


Bp rendah

Minum air kelapa setiap hari dapat mengganggu tekanan darah Anda. Karena tingginya jumlah potasium di dalamnya, kemungkinan tekanan darah rendah meningkat. Situasi ini sangat berbahaya bagi mereka yang sudah mengonsumsi obat untuk tekanan darah tinggi.


Ketidakseimbangan elektrolit

Mengonsumsi air kelapa dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit pada orang yang memiliki terlalu banyak kalium dalam tubuhnya.


Reaksi alergi

Meski jarang, alergi kelapa memang ada, dan mengonsumsi air kelapa dapat memicu reaksi alergi pada beberapa individu.


Menyebabkan penambahan berat badan

Meskipun reputasinya sebagai minuman rendah kalori, konsumsi air kelapa secara berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan, terutama jika tidak diimbangi dengan pola makan yang sehat.

0 Komentar