Pemudik Kendaraan Listrik Sambut Gembira Penambahan SPKLU di Tol Trans Jawa Timur


ragamjatim.id
- Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, PT PLN (Persero) menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di tol trans Jawa Timur mulai Ngawi hingga Banyuwangi. Total sebanyak 65 unit SPKLU di 23 lokasi Rest Area siap untuk melayani kebutuhan pemudik kendaraan listrik.


Disela-sela kunjungannya meninjau kesiapan SPKLU di Rest Area KM 725 A Tol Mojokerto Surabaya (8/4), General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo menyampaikan PLN telah menyelesaikan pembangunan SPKLU sejak (31/3) lalu di setiap Rest Area untuk menyambut pemudik dengan kendaraan listrik.


"Pada mudik tahun-tahun sebelumnya, SPKLU hanya terdapat tersedia di 2 lokasi yaitu rest area 626 A dan 626 B. Sekarang, total sebanyak 23 rest area terlah tersedia SPKLU yang siap melayani kebutuhan pemudik, ini adalah bukti bahwa PLN sangat siap mendukung peralihan pemudik dari kendaraan berbasis energi fosil ke energi listrik," kata Agus.


Salah satu pemudik yang menggunakan kendaraan listrik Reynaldo di Rest Area KM 725 menuturkan pengalaman pertamanya menggunakan electric vehicle untuk mudik dari Jakarta menuju Bangkalan.


“Infrastruktur sejauh ini sudah semakin lengkap, bagi pengendara yang membawa EV tidak perlu khawatir yang penting kita tahu charging station ada dimana saja apalagi hampir di seluruh rest area sudah ada charging stationnya,” jelas Reynaldo.


Selain itu Rizki yang melakukan perjalanan Sidoarjo – Ponorogo di sela-sela charging kendaraan listriknya di Rest Area KM 626 B turut memuji aplikasi PLN Mobile yang fiturnya semakin memudahkan pengguna kendaaraan listrik.


“Dengan menggunakan fitur trip di PLN Mobile kita akan dikasih tau SPKLU ada dimana saja, jadi memudahkan banget,” ujar Rizki.


Untuk melakukan pengisian ulang daya listriknya, pemudik dengan kendaraan listrik dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Agus mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan update aplikasinya, sehingga pelayanan terkini dari PLN dapat langsung dinikmati.


‘’Seperti fitur “Electric Vehicle” terupdate, kini lebih mudah. Barcode Charging EV menjadi semakin praktis, hanya 2 step dari sebelumnya 3 step. Selain itu, ketika gambar pop up siaga lebaran di klik, pengguna bisa langsung melaporkan gangguan listrik, atau bertanya tentang home charging atau SPKLU,” jelas Agus.


Guna mempermudah pengguna kendaraan listrik khususnya mobil listrik, Agus mengatakan, aplikasi PLN Mobile pada versi terupdate juga dilengkapi fitur “Trip Planner”.


Fitur ini memudahkan pemilik kendaraan listrik untuk mengetahui lokasi terdekat SPKLU atau untuk merencanakan perjalanan yang akan dilalui sejalan dengan lokasi SPKLU.

0 Komentar