Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • sosial dan budaya

Labuh Laut dan Larung Sesaji, Eksotisme Budaya Leluhur di Pantai Popoh

Redaksi
Minggu, Maret 16, 2025
Labuh Laut dan Larung Sesaji, Eksotisme Budaya Leluhur di Pantai Popoh
Foto: Labuh Laut Larung Sesaji doc.RestuAndara99

Ragamjatim.id
- Labuh Laut adalah sebuah ritual adat yang diselenggarakan oleh komunitas pesisir Popoh sebagai ungkapan rasa terima kasih atas hasil tangkapan ikan yang melimpah serta keselamatan para pelaut di Teluk Popoh.

Tradisi di Teluk Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung ini dimulai dengan arak-arakan berbagai sesaji yang dimasukkan ke dalam replika perahu nelayan untuk dibawa ke pelabuhan.

Setelah itu, para nelayan dan tokoh setempat mengadakan kenduri atau selamatan bersama di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Popoh.

Pelaksanaan Labuh Sembonyo di Pantai Popoh telah berlangsung secara turun-temurun, dihadiri oleh ratusan nelayan lokal, Bupati Tulungagung, dan pejabat pemerintah lainnya, menegaskan komitmennya terhadap warisan nenek moyang.

Acara ini bukan hanya sekadar upacara adat, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang menjaga kesakralan ritual Labuh Laut.

Sejarah dan Asal Usul Labuh Laut dan Larung Sesaji

Labuh Laut di Pantai Popoh memiliki nilai sejarah yang mendalam. Desa ini telah menjadi pusat kegiatan pesisir selama berabad-abad, menjadi lokasi pertemuan dan perdagangan antara komunitas pesisir yang berbeda. Labuh Laut juga merupakan tempat penting bagi para perajin lokal yang menciptakan barang-barang yang unik dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Seiring berjalannya waktu, Labuh Laut terus melestarikan warisan budaya mereka dengan merawat tradisi dan memperbaharui praktik-praktik yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Hal ini menjadikan Labuh Laut sebagai contoh yang menginspirasi bagi masyarakat pesisir lainnya dalam menjaga dan menghargai warisan mereka.

Tradisi Labuh Laut dan Larung Sesaji memiliki akar yang dalam dalam budaya Jawa, khususnya di Popoh Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia. Kedua upacara ini merupakan wujud syukur kepada laut dan dewa-dewi atas keselamatan dan kemakmuran.(*)
Tags:
  • sosial dan budaya
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Trending
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
  • Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

    Minggu, Februari 08, 2026
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live