Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • news

Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

IbnFallahW
Minggu, Februari 08, 2026

 

Lalu Sri Gede Kadindi, S.Pd Meninjau Lokasi SDN 4 Pandan Wangi

Lombok Timur, Ragamjatim.id – Musibah robohnya rangka atap bangunan sekolah kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Timur. Plafon dan rangka atap di SDN 4 Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, dilaporkan ambruk total pada Sabtu (07/02/2026) pagi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut berkat tindakan cepat pihak sekolah.

Kronologi Kejadian: Suara "Krek" Jadi Peringatan

Peristiwa bermula saat kegiatan belajar mengajar (KBM) sedang berlangsung. Berdasarkan keterangan Kepala Sekolah SDN 4 Pandan Wangi, M. Anwar, S.Pd, situasi mendadak tegang ketika terdengar suara patahan kayu dari arah atap.

"Wali kelas mendengar suara 'krek' yang cukup keras dari atas. Laporan itu langsung diteruskan ke saya, dan saat itu juga saya instruksikan seluruh siswa segera mengosongkan ruangan," ujar M. Anwar di lokasi kejadian.

Hanya berselang beberapa menit setelah siswa terakhir berhasil keluar, seluruh rangka atap langsung ambruk dan menimpa bangku serta peralatan kelas dilaporkan mengalami kerusakan berat dan kini tidak bisa digunakan.

Respon Cepat Unit Dikbud Jerowaru

Mendapat informasi melalui pesan singkat hanya 10 menit pasca-kejadian, Kanit Dikbud Kecamatan Jerowaru, Lalu Sri Gede Kadindi, S.Pd, langsung bergerak cepat melakukan peninjauan lapangan.

"Begitu dapat info di WhatsApp, saya langsung kontak pengawas dan meluncur ke lokasi. Syukurlah, meski atap rata dengan tanah, guru dan siswa semua dalam kondisi selamat," ungkap Lalu Sri Gede Kadindi yang baru menjabat selama 6 bulan sebagai Kanit Dikbud Jerowaru tersebut.

Langkah Darurat dan Koordinasi Dinas

Menindaklanjuti kondisi ini, Lalu Sri Gede Kadindi telah melakukan koordinasi intensif dengan jajaran pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur.

  • Laporan Resmi: Kanit telah menghubungi Kabid SD, Hasan, S.Pd, dan Kepala Dinas Dikbud Lotim, M. Nurul Wathon, M.Pd.
  • Rencana Peninjauan: Dijadwalkan pada Senin (09/02/2026), Kadis dan Kabid SD akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi teknis.
  • Fasilitas Darurat: Pihak Dikbud tengah berupaya menghubungi instansi terkait, termasuk BPBD, untuk pengadaan tenda darurat agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan.

Solusi Sementara Melalui Musyawarah

Akibat insiden ini, puluhan siswa dari kelas tiga terpaksa harus belajar di ruang terbuka. Sebagai langkah jangka pendek, Kanit Dikbud meminta pihak sekolah segera berkomunikasi dengan elemen masyarakat.

"Saya sudah minta Kepala Sekolah segera bermusyawarah dengan Komite, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk mencari solusi belajar sementara secara swadaya, sembari menunggu bantuan renovasi permanen dari pemerintah," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, area kelas yang ambruk telah dipasang garis pengaman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(*)

Tags:
  • news
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
    Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • 10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya

    Jumat, Juli 25, 2025
    10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live