Dapur MBG Dirikan di Lingkungan SDN Jambiarum, Dispendik Jember Belum Beri Penjelasan

Pendirian dapur MBG di lahan Sekolah Dasar Negri di Desa Jambiarum Kecamatan Puger menjadi perhatian warga Kecamatan Puger Kabupaten Jember, Jum'at (02/01/2025).
Siswa siswi SDN Jambiarum sedang bermain dan beli jajanan di depan gedung sekolah yang di tengara akan di jadikan dapur MBG

Jember, Ragamjatim.id – Pendirian dapur MBG di lahan Sekolah Dasar Negeri di Desa Jambiarum, Kecamatan Puger, menjadi perhatian warga Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jumat (02/01/2025).

“Apa boleh dapur MBG berdiri di area Sekolah Dasar Negeri yang masih beroperasi,” terang warga sambil menunjukkan gambar sekolah yang dimaksud.

Sekolah SDN tersebut saat ini masih beroperasi layaknya sekolah pada umumnya dan setiap hari masih terdapat aktivitas, meski jumlah muridnya tidak sebanyak sebelumnya.

Aktivitas Sekolah Masih Berjalan

Tampak dari rekaman yang ditunjukkan warga, berdiri sebuah bangunan yang diduga dapur MBG dengan cat warna putih di bagian atas dan biru di bagian bawah.

Keberadaan bangunan tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena lokasinya berada di area sekolah yang masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Pekerja Akui Bangunan untuk Dapur MBG

Sementara itu, saat dikonfirmasi di lokasi SDN, salah satu pekerja yang mengaku berasal dari Antirogo, HN, mengatakan dirinya mengerjakan pembangunan dapur MBG yang hampir selesai tersebut bersama sekitar 10 pekerja lainnya.

“Infonya bangunan ini digunakan untuk dapur MBG,” terang HN, tenaga kerja asal Kelurahan Antirogo yang mengaku telah satu bulan bekerja di grup pembangunan dapur MBG, sambil melakukan pengecatan bangunan.

Menurut penuturan HR, terdapat lima bangunan yang sedang direnovasi untuk keperluan dapur MBG.

Pihak Sekolah dan Dispendik Belum Beri Kejelasan

Sedangkan menurut keterangan Kepala Sekolah SDN Jambiarum, Musrifah, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa terkait pemanfaatan beberapa ruang sekolah untuk dapur MBG, pihak sekolah telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Awalnya kami didatangi oleh Dispendik dan tim Aset Jember yang menyampaikan akan menggunakan bangunan yang tidak ditempati di sekolah tersebut untuk dijadikan dapur MBG dengan melayani 2.500 siswa,” ungkap Didik, salah satu guru SDN Jambiarum yang memiliki sekitar 140 peserta didik.

Namun, Didik mengaku tidak dapat menyebutkan dasar hukum penggunaan bangunan sekolah sebagai dapur MBG.

Dari pantauan media di lapangan, tampak puluhan siswa-siswi SDN Jambiarum bermain dan membeli jajanan di depan lokasi sekolah yang direncanakan menjadi dapur MBG.

Guna mencari kebenaran informasi tersebut, media ini menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan.

Di tempat terpisah, warga Jambiarum lainnya meminta apabila dapur MBG tersebut benar-benar beroperasi, maka sebanyak 50 pekerja MBG harus diambil murni dari warga Desa Jambiarum. (*)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dapur MBG Dirikan di Lingkungan SDN Jambiarum, Dispendik Jember Belum Beri Penjelasan
  • Dapur MBG Dirikan di Lingkungan SDN Jambiarum, Dispendik Jember Belum Beri Penjelasan
  • Dapur MBG Dirikan di Lingkungan SDN Jambiarum, Dispendik Jember Belum Beri Penjelasan
  • Dapur MBG Dirikan di Lingkungan SDN Jambiarum, Dispendik Jember Belum Beri Penjelasan
  • Dapur MBG Dirikan di Lingkungan SDN Jambiarum, Dispendik Jember Belum Beri Penjelasan
  • Dapur MBG Dirikan di Lingkungan SDN Jambiarum, Dispendik Jember Belum Beri Penjelasan

Posting Komentar