Golkar Jatim Tegaskan Maidi Bukan Kader, Minta Tak Dikaitkan dengan OTT KPK
Surabaya, Ragamjatim.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur, Dr. Ali Mufthi, menegaskan bahwa Wali Kota Madiun Maidi bukan kader Partai Golkar dan tidak memiliki keterkaitan struktural maupun politik dengan Golkar.
Penegasan tersebut disampaikan Ali Mufthi saat menjawab pertanyaan awak media di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Selasa (20/1/2026), menyusul berkembangnya isu yang mengaitkan Maidi dengan Partai Golkar.
Golkar Tak Punya Hubungan dengan Maidi
Ali Mufthi menegaskan, baik secara organisatoris maupun politik, Golkar Jawa Timur tidak pernah memiliki hubungan dengan Maidi.
“Baik secara organisatoris maupun politik, Golkar Jawa Timur tidak memiliki hubungan apa pun dengan Maidi. Jadi jangan dikait-kaitkan,” tegasnya.
Golkar Usung Calon Sendiri di Pilkada Madiun
Ia menjelaskan, pada Pilkada Kota Madiun lalu, Partai Golkar secara resmi mengusung Bagus Riski, Ketua DPD Golkar Kota Madiun, yang berpasangan dengan Boni Laksmana, tokoh muda Kota Madiun.
Golkar, kata Ali, tidak pernah mengusung Maidi dalam kontestasi politik mana pun.
Mekanisme Partai dan Penegasan Sikap
Menurut Ali Mufthi, setiap keputusan politik Golkar selalu melalui mekanisme penjaringan dan penilaian internal yang objektif, mencakup evaluasi rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen calon terhadap masyarakat.
Terkait penangkapan Maidi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Senin (19/1/2026), Ali menilai tidak tepat apabila Partai Golkar diseret dalam pusaran persoalan hukum tersebut.
“Golkar adalah organisasi yang jelas, kadernya jelas, dan mekanismenya jelas. Jika bukan kader dan tidak diusung Golkar, maka itu di luar tanggung jawab politik Golkar,” pungkasnya. (*)
%20Partai%20Golkar%20Jawa%20Timur,%20Dr.%20Ali%20Mufthi.webp)