Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Indeks
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • jawatimur

Gubernur Khofifah Tinjau Banjir di Lamongan, Pastikan Warga Aman dan Bantuan Tersalurkan

Oleh Redaksi
Minggu, Januari 11, 2026
Gubernur Khofifah meninjau lokasi banjir di Desa Laladan Kecamatan Deket Lamongan

Lamongan, Ragamjatim.id
– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung dampak banjir sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Laladan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu (10/1/2026).

Didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Gubernur Khofifah memastikan penanganan banjir berjalan cepat, tepat, dan optimal, serta kebutuhan dasar warga terpenuhi.

“Saya datang langsung ke Desa Laladan untuk memastikan kondisi warga, sekaligus memastikan bahwa negara hadir bersama masyarakat. Kami ingin warga tetap tenang, karena pemerintah terus bekerja dan tidak meninggalkan masyarakat yang terdampak,” ujar Khofifah di lokasi genangan.

Banjir Dipicu Hujan Lebat dan Air Kiriman Waduk Gondang

Seperti diketahui, banjir di wilayah Lamongan dipicu hujan berintensitas lebat sejak Selasa malam, 16 Desember 2025 hingga dini hari, yang diperparah oleh air kiriman dari Waduk Gondang.

Kondisi tersebut menyebabkan debit Sungai Bengawan Jero meningkat dan berdampak pada genangan di sejumlah desa, termasuk Desa Laladan, Kecamatan Deket.

Empat Desa di Kecamatan Deket Terdampak

Di Kecamatan Deket, banjir berdampak pada empat desa, yakni Desa Weduni, Tukerto, Sidomulyo, dan Laladan.

Tercatat genangan merendam jalan poros desa dan jalan lingkungan dengan ketinggian antara 10 hingga 26 sentimeter. Sebanyak 538 rumah warga terdampak dengan ketinggian air rata-rata 5–10 sentimeter. Hingga saat ini, kondisi genangan di Kecamatan Deket dilaporkan dalam status stabil.

Lamongan Tetapkan Status Tanggap Darurat

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi selama 14 hari, terhitung mulai 30 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026, sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun pengungsi. Ini patut kita syukuri bersama. Namun kewaspadaan tetap harus dijaga, terutama karena cuaca masih berpotensi hujan. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

BMKG: Januari Berpotensi Curah Hujan Tertinggi

Terkait kondisi cuaca, Khofifah mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG Juanda, potensi peningkatan curah hujan pada awal tahun 2026 terpantau cukup signifikan.

“Data BMKG Juanda menunjukkan bahwa Januari ini merupakan periode dengan potensi curah hujan tertinggi. Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujar Khofifah.

Pemprov Jatim Lakukan Mitigasi Lewat OMC

Kondisi genangan banjir di Desa Laladan Lamongan akibat luapan Bengawan Jero

Berkaitan dengan potensi bencana hidrometeorologi tersebut, Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan berbagai langkah mitigasi, salah satunya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah dilaksanakan sejak 5 Desember 2025.

Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Bantuan logistik Pemprov Jawa Timur untuk warga terdampak banjir Lamongan

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah juga menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji sebanyak 20 dus, lauk pauk 20 dus, tambahan gizi 20 dus, selimut 120 lembar, serta perlengkapan makanan sebanyak 50 dus.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan non-pangan berupa paket kebersihan 30 paket, sandang wanita 60 buah, sandang lansia 72 buah, sandang pria 60 buah, kidsware 50 dus, serta sepatu boots sebanyak 150 pasang guna mendukung kebutuhan warga dan petugas di lapangan.

Genangan Juga Terjadi di Sejumlah Kecamatan Lain

Selain Kecamatan Deket, genangan juga terjadi di beberapa kecamatan lain di Kabupaten Lamongan, di antaranya Kecamatan Kalitengah, Kecamatan Turi, Kecamatan Karangbinangun, dan Kecamatan Glagah, dengan total 1.629 rumah terdampak.

Namun secara umum, mayoritas wilayah melaporkan kondisi genangan stabil, bahkan di sejumlah titik mulai menunjukkan penurunan.

Pompa dan Pintu Air Terus Dioperasikan

Untuk mendukung percepatan penanganan, BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Lamongan terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketinggian air Sungai Bengawan Jero dan kondisi genangan di lapangan.

Dua unit pompa di Rumah Pompa Kalitengah tetap dioperasikan, serta pintu air dibuka guna mengurangi debit air dan mempercepat surutnya genangan. (*)
Tags:
  • jawatimur
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal

Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • Gubernur Khofifah Tinjau Banjir di Lamongan, Pastikan Warga Aman dan Bantuan Tersalurkan

    Minggu, Januari 11, 2026
    Gubernur Khofifah Tinjau Banjir di Lamongan, Pastikan Warga Aman dan Bantuan Tersalurkan
  • Khofifah Luncurkan RS KORPRI Pura Raharja Jatim, Serahkan Ambulans Operasional

    Minggu, Januari 11, 2026
    Khofifah Luncurkan RS KORPRI Pura Raharja Jatim, Serahkan Ambulans Operasional
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang

    Kamis, Mei 01, 2025
    Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang
  • Menuju TKN Relawan PMI 2026, PMI Jatim Tinjau Kesiapan Lokasi di Gresik

    Selasa, Januari 06, 2026
    Menuju TKN Relawan PMI 2026, PMI Jatim Tinjau Kesiapan Lokasi di Gresik
Copyright © 2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live