Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • news

Khofifah Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Musim Hujan

Redaksi
Jumat, Januari 16, 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan arahan kesiapsiagaan bencana musim hujan

Surabaya, Ragamjatim.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh kepala daerah di Jawa Timur untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan. Langkah antisipatif dinilai penting guna meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat.

Khofifah menegaskan bahwa intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir berpotensi memicu bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Timur. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor harus diperkuat sejak dini.

“Kesiapsiagaan harus menjadi prioritas utama. Kepala daerah perlu memastikan seluruh perangkat di daerahnya siap siaga, mulai dari mitigasi hingga penanganan darurat,” ujar Khofifah, Rabu (15/1).

Antisipasi Banjir dan Longsor

Gubernur Khofifah meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi yang konkret. Menurutnya, pencegahan yang dilakukan lebih awal akan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan pascabencana.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tinjau Banjir di Lamongan, Pastikan Warga Aman dan Bantuan Tersalurkan

Ia juga menekankan pentingnya memastikan infrastruktur pendukung, seperti saluran drainase, tanggul, dan jalur evakuasi, dalam kondisi optimal selama musim hujan berlangsung.

Perkuat Koordinasi BPBD dan Relawan

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengingatkan agar BPBD di seluruh daerah terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, relawan kebencanaan, serta unsur masyarakat. Kesiapan personel dan peralatan dinilai menjadi kunci dalam penanganan cepat saat bencana terjadi.

“Kesiapan personel, logistik, dan peralatan harus dipastikan. Jangan sampai ketika terjadi bencana, respons justru terlambat,” tegasnya.

Masyarakat Diminta Waspada

Selain pemerintah daerah, Khofifah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor. Ia mengimbau warga untuk mengikuti informasi cuaca dari instansi resmi serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Dengan kesiapsiagaan bersama, kita berharap dampak bencana bisa ditekan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (*)
Tags:
  • news
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
    Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

    Minggu, Februari 08, 2026
    Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live