Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Indeks
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • teknologi

Masalah Baterai Kita Bukan Teknologi, Tapi Kejujuran Pasar

Redaksi
Senin, Januari 12, 2026
Perdebatan aki MF versus lithium sering disajikan seolah-olah ini pertarungan teknologi. Padahal masalah utamanya bukan di sana. Masalahnya ada pada cara pasar berbicara setengah jujur kepada konsumen.

Ragamjatim.id
- Perdebatan aki MF versus lithium sering disajikan seolah-olah ini pertarungan teknologi. Padahal masalah utamanya bukan di sana. Masalahnya ada pada cara pasar berbicara setengah jujur kepada konsumen.

Aki MF dijual seakan masih relevan untuk semua kebutuhan. Lithium dipasarkan seperti obat mujarab tanpa efek samping. Sementara LiFePO₄ terjebak di ruang sunyi, terlalu teknis untuk iklan, terlalu jujur untuk gimmick.

Industri tidak salah. Yang bermasalah adalah narasi.

Aki MF Dipertahankan Bukan Karena Unggul, Tapi Karena Aman bagi Produsen

Mari bicara blak-blakan. Aki MF bertahan bukan karena ia paling efisien, melainkan karena ia paling bisa diprediksi. Produsen tahu persis kapan ia rusak, bagaimana ia rusak, dan bagaimana konsumen menyalahkan diri sendiri saat itu terjadi.

Aki MF gagal secara perlahan. Tidak ada ledakan. Tidak ada video viral. Tidak ada tuntutan hukum berjamaah. Dari sudut pandang korporasi, ini teknologi yang “bersahabat”.

Namun mempertahankannya sebagai solusi masa depan adalah bentuk keengganan berubah, bukan kebijaksanaan.

Lithium Dijual dengan Bahasa Keajaiban, Bukan Tanggung Jawab

Lithium menjadi korban sekaligus pelaku. Ia canggih, tapi dipasarkan secara sembrono. Kata “ringan”, “tahan lama”, dan “modern” diulang tanpa disertai penjelasan tentang BMS, kualitas sel, atau batas aman pemakaian.

Akibatnya, konsumen membeli teknologi yang seharusnya diperlakukan seperti sistem presisi, lalu menggunakannya seperti aki pasar. Ketika terjadi kegagalan, yang disalahkan adalah lithiumnya, bukan cara ia dijual.

Ini kegagalan edukasi yang disengaja.

LiFePO₄ Terlalu Jujur untuk Dunia yang Suka Jalan Pintas

LiFePO₄ tidak menjanjikan keajaiban. Ia tidak paling ringan. Tidak paling murah. Tidak paling sensasional. Ia hanya menjanjikan satu hal: konsistensi jangka panjang.

Masalahnya, pasar jarang menghargai konsistensi. Konsumen diajari menghitung harga awal, bukan biaya seumur hidup. Influencer lebih suka membahas performa puncak daripada degradasi pelan.

Akibatnya, teknologi yang paling masuk akal justru paling jarang dipahami.

Ketika Regulasi Selalu Datang Terlambat

Negara hampir selalu datang setelah masalah terjadi. Setelah baterai meledak, baru bicara standar. Setelah limbah menumpuk, baru bicara daur ulang. Setelah konsumen dirugikan, baru muncul imbauan.

Padahal baterai adalah infrastruktur energi, bukan sekadar komponen. Membiarkan pasar mengatur sendiri tanpa literasi adalah resep kekacauan jangka panjang.

Jika regulasi sejak awal menekankan transparansi siklus hidup baterai, sebagian besar polemik hari ini tidak perlu ada.

Konsumen Juga Punya Andil, Meski Tak Sadar

Kita perlu jujur. Pasar tidak sepenuhnya jahat. Ia merespons apa yang diminta konsumen. Selama pembeli masih mengejar murah, ringan, dan instan tanpa bertanya lebih jauh, produsen akan terus menyederhanakan kebenaran.

Teknologi tidak bisa berdiri di atas kebohongan terus-menerus. Cepat atau lambat, biaya tersembunyi akan muncul, entah dalam bentuk kerusakan, risiko, atau limbah.

Masa Depan Energi Tidak Akan Ditentukan oleh Iklan

Arah masa depan baterai tidak ditentukan oleh brosur, tapi oleh sistem yang menuntut keandalan: pembangkit, kendaraan listrik, dan jaringan penyimpanan energi. Di sana, LiFePO₄ menang bukan karena tren, tapi karena logika.

Pertanyaannya hanya satu: apakah pasar konsumen mau belajar dari arah industri, atau terus tertinggal sambil mengulang kesalahan yang sama?

Saatnya Berhenti Bertanya “Mana yang Terbaik”

Pertanyaan yang benar bukan “aki atau lithium mana yang terbaik”, melainkan “untuk siapa teknologi ini jujur”.

Teknologi tidak pernah bohong. Yang sering bohong adalah cara ia diperkenalkan.

Dan selama itu tidak berubah, perdebatan aki MF, lithium, dan LiFePO₄ akan terus berputar di tempat yang sama, sementara dunia energi bergerak tanpa menunggu.(red)
Tags:
  • teknologi
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Khofifah Luncurkan RS KORPRI Pura Raharja Jatim, Serahkan Ambulans Operasional

    Minggu, Januari 11, 2026
    Khofifah Luncurkan RS KORPRI Pura Raharja Jatim, Serahkan Ambulans Operasional
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • Gubernur Khofifah Tinjau Banjir di Lamongan, Pastikan Warga Aman dan Bantuan Tersalurkan

    Minggu, Januari 11, 2026
    Gubernur Khofifah Tinjau Banjir di Lamongan, Pastikan Warga Aman dan Bantuan Tersalurkan
  • Menuju TKN Relawan PMI 2026, PMI Jatim Tinjau Kesiapan Lokasi di Gresik

    Selasa, Januari 06, 2026
    Menuju TKN Relawan PMI 2026, PMI Jatim Tinjau Kesiapan Lokasi di Gresik
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang

    Kamis, Mei 01, 2025
    Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Kelabang
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live