Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • sosial dan budaya

Mediasi Keluarga Tekan Angka Perceraian, Dispensasi Kawin di Jatim Turun Signifikan

Redaksi
Jumat, Januari 23, 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua PTA Surabaya Zulkarnain membahas penguatan mediasi keluarga

Surabaya, Ragamjatim.id — Upaya penguatan mediasi dan penyelesaian persoalan keluarga di tingkat masyarakat dinilai efektif menekan angka perceraian di Jawa Timur. Hal ini tercermin dari penurunan signifikan jumlah dispensasi kawin sepanjang tahun 2025.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya, Zulkarnain, menyebut kemudahan akses layanan mediasi, serta peran peace maker, tenaga penasihat, dan mediator di masyarakat menjadi kunci agar persoalan rumah tangga tidak selalu berujung ke pengadilan.

“Sebagaimana disampaikan Ibu Gubernur, persoalan keluarga diharapkan dapat diselesaikan melalui pendekatan mediasi. Jika memungkinkan, cukup diselesaikan di lingkungan keluarga tanpa harus sampai ke pengadilan,” ujar Zulkarnain kepada wartawan di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Kamis (22/1/2026).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penguatan ketahanan keluarga harus dimulai dari pencegahan sejak dini. Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan, penasehatan, serta layanan mediasi yang mudah diakses oleh masyarakat.

“Kita ingin membangun budaya penyelesaian masalah secara damai. Jangan sampai persoalan keluarga langsung berujung ke pengadilan jika masih bisa dimediasi dan diselesaikan secara baik di lingkungan keluarga,” kata Khofifah.

Zulkarnain menambahkan, secara regulasi pengadilan tidak dapat menolak perkara yang telah diajukan. Karena itu, keberadaan tenaga pendamping dan mediator di tingkat masyarakat menjadi sangat penting untuk menekan angka perceraian sejak tahap awal.

Ia mengungkapkan, Jawa Timur menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, jumlah perkara dispensasi kawin tercatat menurun sekitar 3.000 perkara dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penurunan ini cukup berarti dan menjadi indikator bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga peradilan mulai memberikan dampak nyata,” pungkasnya. (*)
Tags:
  • sosial dan budaya
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
    Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

    Minggu, Februari 08, 2026
    Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live