Menuju TKN Relawan PMI 2026, PMI Jatim Tinjau Kesiapan Lokasi di Gresik
Gresik, Ragamjatim.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Temu Karya Nasional (TKN) Relawan PMI tahun 2026. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah survei lokasi kegiatan yang dipimpin langsung Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, H. Imam Utomo S, di Kabupaten Gresik.
Stadion Petrokimia Jadi Alternatif Lokasi TKN
Survei lokasi dilakukan di kawasan sisi timur Stadion Petrokimia Gresik, Senin (5/1/2026). Kawasan tersebut dinilai memiliki areal yang sangat luas dan representatif untuk menampung kegiatan berskala nasional.Di sisi timur stadion terdapat dua lapangan, sementara area belakang dan samping barat stadion juga dinilai memadai untuk mendukung kebutuhan kegiatan.
“Saya kira ini bisa menjadi alternatif,” tutur H. Imam Utomo di sela peninjauan lapangan.
Jawa Timur Ditunjuk PMI Pusat Jadi Tuan Rumah
Sebagaimana diketahui, PMI Pusat telah menunjuk Provinsi Jawa Timur sebagai tuan rumah pelaksanaan TKN Relawan PMI 2026. Kegiatan nasional tersebut rencananya akan digelar pada Juli 2026, setelah TKN sebelumnya dilaksanakan di Lampung.Sebanyak 34 provinsi di Indonesia diharapkan dapat berpartisipasi, kecuali daerah yang saat ini masih menghadapi bencana, seperti Aceh dan Sumatera Utara.
Survei Dihadiri Pengurus PMI Jatim dan PMI Gresik
Dalam survei lokasi tersebut, H. Imam Utomo didampingi Wakil Ketua PMI Jawa Timur Eddy Indrayana, Sekretaris Nurwiyatno, Kepala Markas PMI Jawa Timur Dwi Suyanto, sejumlah ketua bidang, serta Ketua PMI Kabupaten Gresik H. Achmad Nadiir.Rombongan meninjau secara langsung dua lapangan di sisi timur stadion utama Petrokimia, lalu mengelilingi kawasan stadion guna memastikan kelayakan area.
Akses Mudah dan Fasilitas Penunjang Memadai
Imam Utomo menjelaskan, lokasi TKN direncanakan berada di sisi timur Stadion Petrokimia dan GOR Tridarma. Untuk upacara pembukaan, stadion utama Petrokimia dapat digunakan dengan jarak yang sangat dekat dari area tenda kontingen.“Kebutuhan listrik dan air memadai, serta akses jalan mudah dijangkau,” jelas Gubernur Jawa Timur periode 1998–2008 tersebut.
Ia menambahkan, kebutuhan pendirian tenda minimal memerlukan luas sekitar 20x25 meter per kontingen. Bahkan, beberapa daerah seperti Bali biasanya membutuhkan area lebih luas karena menampilkan kesenian khas seperti ogoh-ogoh.
Program Nasional Harus Disukseskan
Dalam peninjauan tersebut, Imam Utomo terlibat diskusi dengan Ketua PMI Gresik Achmad Nadiir terkait kebutuhan luas area untuk pendirian tenda kontingen.“Ini program nasional yang harus disukseskan,” tegas Imam Utomo.
Gresik Dinilai Potensial, Namun Belum Final
Kepala Markas PMI Jawa Timur Dwi Suyanto menegaskan bahwa penunjukan Jawa Timur sebagai tuan rumah TKN merupakan sebuah kehormatan besar, mengingat Jatim pernah menjadi tuan rumah kegiatan serupa di Selorejo, Malang, pada tahun 2013.Selain itu, PMI Jawa Timur juga dinilai sukses menggelar Jumbara tingkat provinsi di kawasan permukiman Semen Gresik serta peringatan Hari Relawan PMI dan pelantikan pengurus periode 2025–2030 di Ngawi yang dihadiri Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla.
Meski demikian, Dwi Suyanto menegaskan bahwa Gresik belum ditetapkan sebagai lokasi final. Masih ada beberapa lokasi lain yang akan disurvei, seperti kawasan Bumi Marinir Grati Pasuruan dan Malang.
“Setelah seluruh lokasi disurvei, akan dilakukan evaluasi dan finalisasi,” pungkasnya. (red)
