Di Forum Rakerda Jatim, Sarmuji Ingatkan Kader Kembali ke Ruh Kelahiran Golkar
![]() |
| Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji didampingi Ketua pelaksana Pelantikan dan Rakerda Sumardi memberikan keterangan pers usai di Hotel Samator, Minggu malam (15/2/2026). |
Surabaya, Ragamjatim.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, mengingatkan seluruh kader agar kembali pada ruh dasar kelahiran Golkar sebagai kekuatan politik yang hadir untuk menjawab tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar se-Jawa Timur di Hotel Samator Surabaya, Minggu malam (15/2/2026).
Sarmuji hadir untuk memberikan arahan sekaligus penguatan kepada para ketua dan sekretaris DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Jawa Timur yang baru saja dilantik sekitar empat jam sebelumnya di Jatim Expo Surabaya. Rakerda tersebut dijadwalkan berakhir pada Senin (16/2/2026).
Dalam arahannya, Sarmuji menjelaskan bahwa Golkar lahir dari kondisi politik nasional yang saat itu penuh konflik antarpartai. Pertarungan ideologi antarkekuatan politik menyebabkan roda pemerintahan tidak berjalan optimal dan program pembangunan tersendat.
“Golkar hadir sebagai jawaban atas situasi tersebut. Bung Karno saat itu menggagas adanya golongan fungsional untuk mengatasi kisruh partai politik, yang kemudian diwujudkan melalui Sekretariat Bersama Golkar,” ujar Sarmuji.
Ia juga menyinggung tantangan besar lain yang melatarbelakangi kelahiran Golkar, yakni upaya Partai Komunis Indonesia (PKI) mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. Dalam konteks tersebut, Golkar berdiri sebagai kekuatan penyeimbang sekaligus penjaga ideologi bangsa.
Menurutnya, refleksi sejarah tersebut penting untuk dikontekstualisasikan dengan kondisi kekinian. Tantangan zaman saat ini memang berbeda, namun esensinya tetap sama: Golkar harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Saya meminta Golkar Jawa Timur benar-benar relevan dan relate dengan masyarakat. Relevan artinya mampu menjawab kebutuhan rakyat melalui program yang manfaatnya langsung dirasakan,” tegasnya.
Selain relevan, lanjut Sarmuji, kader Golkar juga harus “relate” atau terhubung secara emosional dan komunikatif dengan masyarakat. Di era media sosial, ruang untuk membangun kedekatan dengan rakyat semakin terbuka lebar.
Selain relevan, lanjut Sarmuji, kader Golkar juga harus “relate” atau terhubung secara emosional dan komunikatif dengan masyarakat. Di era media sosial, ruang untuk membangun kedekatan dengan rakyat semakin terbuka lebar.
“Sepanjang kita bisa relevan dan relate, Golkar akan dicintai masyarakat. Jika mampu menjawab tantangan zaman dalam konteks Jawa Timur, Golkar bukan hanya akan eksis, tapi naik ke level yang lebih tinggi,” pungkas Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI asal Surabaya tersebut.(*)
