Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • politik

LaNyalla: Program MBG Instrumen Redistribusi Ekonomi Daerah

Redaksi
Rabu, Februari 11, 2026
AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Graha Kadin Jatim Surabaya.

Surabaya, Ragamjatim.id – Anggota MPR RI sekaligus anggota DPD RI dapil Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar agenda sosial. Program tersebut dinilai sebagai strategi besar redistribusi ekonomi berbasis Pancasila.

Hal itu disampaikan LaNyalla saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama pelaku ekonomi yang tergabung dalam Kadin Surabaya di Graha Kadin Jatim, Rabu (11/2/2026).

MBG Disebut “Piring Peluang” bagi Pelaku Usaha

Dalam paparannya, LaNyalla mengutip konsep Ekonomi Pancasila yang digagas Mohammad Hatta. Menurutnya, ekonomi kerakyatan bukan hanya identik dengan usaha mikro, tetapi keterlibatan luas rakyat dalam perputaran ekonomi nasional.

Karena itu, Program Makan Bergizi Gratis harus dimaknai sebagai peluang besar bagi pelaku usaha daerah.

“MBG bukan hanya piring makanan, tetapi piring peluang. Jangan dilihat sebatas memberi makan siswa, tetapi sebagai ruang perputaran ekonomi di daerah,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar anggaran triliunan rupiah dalam program tersebut tidak kembali tersedot ke pusat. Menurutnya, pola ekonomi Jakarta-sentris harus diputus agar uang negara benar-benar berputar dan menetap di daerah.

Dorong Ketahanan Pangan dan Rantai Pasok Lokal

LaNyalla menyebut tiga langkah penting agar MBG menjadi instrumen redistribusi ekonomi. Pertama, memutus pola Jakarta-sentris demi keadilan sosial. Kedua, memperkuat ketahanan pangan lokal. Ketiga, mengedepankan semangat gotong royong melalui pelibatan aktif Kadin dalam rantai pasok.

Ia mendorong agar bahan baku MBG seperti beras, telur, daging, ikan, sayur, dan buah dipasok dari petani serta peternak lokal. Termasuk jasa logistik, pergudangan, hingga sistem monitoring digital yang transparan.

Ketua Kadin Surabaya, HM Ali Affandi LNM, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengambil peran strategis. Menurutnya, Kadin Surabaya tengah bertransformasi menjadi organisasi yang lebih responsif dan eksekutif guna memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

Dengan skema tersebut, diharapkan manfaat Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya dirasakan siswa penerima manfaat, tetapi juga pelaku usaha lokal dan perekonomian daerah secara menyeluruh.
Tags:
  • politik
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
    Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo
  • Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

    Minggu, Februari 08, 2026
    Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • 10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya

    Jumat, Juli 25, 2025
    10 Komunitas Anak Muda Kreatif di Surabaya, Beserta Kegiatan dan Tujuannya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live