Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Masjid Nurul Hidayah saat Safari Ramadan 1447 H

Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyalurkan dana hibah sebesar Rp100 juta kepada Masjid Nurul Hidayah, Dusun Tunggulmoro, Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal. Bantuan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M.

Mojokerto, Ragamjatim.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyalurkan dana hibah sebesar Rp100 juta kepada Masjid Nurul Hidayah, Dusun Tunggulmoro, Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal. Bantuan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M.

Hibah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi masjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut dihadiri Bupati Mojokerto Muhammad Albarra, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Forkopimca Bangsal, Kepala Desa Kutoporong, serta tokoh agama dan masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga setempat.

Komitmen Pembangunan Sarana Ibadah

Dalam keterangannya, Muhammad Albarra yang akrab disapa Gus Barra menyampaikan bahwa bantuan hibah tersebut merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap pembangunan sarana peribadatan di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Perlu saya sampaikan bahwa Masjid Nurul Hidayah Dusun Tunggulmoro Desa Kutoporong memperoleh bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp100.000.000,” jelasnya, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, pada tahun 2026 Pemkab Mojokerto telah menganggarkan bantuan hibah pembangunan tempat peribadatan sebesar Rp27,005 miliar.

“Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kelancaran kegiatan ibadah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat,” tegasnya.

Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat

Menurut Gus Barra, masjid memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, memperkuat ukhuwah, sekaligus menjadi ruang pembinaan generasi muda. Karena itu, dukungan terhadap sarana keagamaan dinilai sebagai bagian penting dari pembangunan daerah yang berorientasi pada penguatan nilai spiritual dan sosial.

Ia juga menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sarana komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kegiatan ini merupakan wadah untuk menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

Melalui program hibah ini, Pemkab Mojokerto memastikan dukungan terhadap rumah ibadah tidak berhenti pada simbol semata, melainkan memberi manfaat konkret bagi masyarakat dalam memperkuat fungsi ibadah dan sosial kemasyarakatan.(*)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Masjid Nurul Hidayah saat Safari Ramadan 1447 H
  • Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Masjid Nurul Hidayah saat Safari Ramadan 1447 H
  • Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Masjid Nurul Hidayah saat Safari Ramadan 1447 H
  • Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Masjid Nurul Hidayah saat Safari Ramadan 1447 H
  • Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Masjid Nurul Hidayah saat Safari Ramadan 1447 H
  • Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Masjid Nurul Hidayah saat Safari Ramadan 1447 H

Posting Komentar