Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Krisis Air di Tumpakrejo, PMI Jatim Kaji Pompanisasi dan Sumur Bor


Malang, Ragamjatim.id — Upaya mengatasi krisis air bersih di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mulai diarahkan pada solusi jangka panjang. Ketua PMI Jawa Timur H. Imam Utomo S. meminta dilakukan kajian pompanisasi, pipanisasi hingga pembangunan sumur bor untuk mengalirkan sumber air ke permukiman warga.

Permintaan tersebut disampaikan Imam saat meninjau kondisi masyarakat di Dusun Sukorejo, salah satu wilayah Tumpakrejo yang terdampak krisis air bersih. Di lokasi tersebut telah tersedia tandon berkapasitas sekitar 3.000 hingga 4.000 liter. Sementara sumber air berada relatif dekat dan dinilai berpotensi dikembangkan.

“Di Desa Tumpakrejo sudah memiliki tandon. Artinya, fasilitas penampungan sudah tersedia. Yang dibutuhkan kini adalah pompanisasi dan sumur bor,” kata Imam.

Imam meminta Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB) PMI Jawa Timur Edi Purwinarto segera membentuk tim untuk melakukan survei dan kajian teknis.

“Segera melakukan survei lapangan. Hasilnya segera dilaporkan ke PMI Pusat, Pemprov Jawa Timur dan lembaga donor internasional seperti Japanese Red Cross Society (JRCS), karena ini mendesak,” tegasnya.

Kepala Desa Tumpakrejo Kaselan mengatakan, krisis air telah berlangsung sekitar satu bulan. Kondisi tersebut terutama dirasakan warga Dusun Sukorejo dan Poh Kecik.

“Warga hanya menggantungkan kucuran dari sumber air yang jaraknya sekitar dua kilometer. Itu pun hanya cukup untuk memasak saja,” ujarnya.

Kaselan menyebut potensi pembangunan sumur bor cukup menjanjikan. Berdasarkan kondisi di wilayahnya, pada kedalaman sekitar 20 meter sudah ditemukan sumber air. Sementara jarak antara tandon dan sumber air diperkirakan hanya sekitar 500 meter.

“Tadi Pak Imam juga akan mengupayakan pompanisasi, mesin diesel atau sumur bor. Untuk sumur bor, kedalaman sekitar 20 meter sudah tembus air. Sedangkan antara tandon air dan sumber air jaraknya hanya sekitar 500 meter. Semoga ini terealisasi,” harapnya.

Sembari menunggu solusi permanen, PMI Kabupaten Malang telah menyalurkan satu truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk membantu sekitar 100 kepala keluarga terdampak.

Ketua PMI Kabupaten Malang Hj. Jajuk Rendra Kresna, S.E., M.M., yang mendampingi kunjungan Imam bersama Kepala Markas PMI Kabupaten Malang Aprilianto dan sejumlah staf, memastikan dropping air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

Tumpakrejo juga memiliki relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) yang dibentuk bersama PMI Kabupaten Malang sejak 2021. Para relawan telah mendapatkan berbagai pelatihan, termasuk dari Japanese Red Cross Society (JRCS), serta aktif mengenalkan kesiapsiagaan bencana kepada pelajar.

Menurut Imam, persoalan kekeringan dan krisis air bersih menjadi ancaman berulang setiap musim kemarau. Saat ini, kata dia, terdapat 13 kabupaten di Jawa Timur yang mengalami krisis air bersih dan mendapat perhatian PMI.

“Bencana di Jawa Timur tidak hanya tanah longsor maupun kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga kekeringan yang berujung pada krisis air bersih,” katanya.

Imam menegaskan, penanganan krisis air tidak selalu harus dimulai dengan pembangunan infrastruktur baru. Sering kali sumber air sudah tersedia, tetapi belum didukung sarana untuk memompa dan menyalurkannya.

Karena itu, jika hasil kajian menyatakan layak, pompanisasi di Sukorejo dapat menjadi solusi untuk menghubungkan sumber air dengan tandon yang sudah tersedia. Dari tandon tersebut, air diharapkan dapat didistribusikan ke permukiman warga.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Tumpakrejo dalam menghadapi krisis air bersih yang berulang. (*)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Krisis Air di Tumpakrejo, PMI Jatim Kaji Pompanisasi dan Sumur Bor
  • Krisis Air di Tumpakrejo, PMI Jatim Kaji Pompanisasi dan Sumur Bor
  • Krisis Air di Tumpakrejo, PMI Jatim Kaji Pompanisasi dan Sumur Bor
  • Krisis Air di Tumpakrejo, PMI Jatim Kaji Pompanisasi dan Sumur Bor
  • Krisis Air di Tumpakrejo, PMI Jatim Kaji Pompanisasi dan Sumur Bor
  • Krisis Air di Tumpakrejo, PMI Jatim Kaji Pompanisasi dan Sumur Bor

Posting Komentar