Berburu Kuliner Khas Lombok di Festival Mandalika
AROMA sate yang dibakar di atas bara, gurihnya
nasi balap Puyung, hingga manisnya serabi menjadi bagian dari pengalaman
kuliner yang ditawarkan Mandalika Street Food Festival (MSFF) Vol. 2. Festival
yang di Bazaar Mandalika, The Mandalika, Lombok,
Nusa Tenggara Barat (NTB), ini mengajak wisatawan menjelajahi kekayaan rasa
lokal di tengah kemeriahan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Berlangsung pukul 14.00–22.00 WITA, festival ini
menghadirkan beragam sajian yang memanjakan lidah. Sebanyak 20 tenant kuliner
UMKM menyuguhkan pilihan makanan, mulai dari sate merah Narmada, sate bulayak
Suranadi, nasi balap Puyung, sate taichan, hingga nasi ayam sisit kecombrang.
Deretan hidangan tersebut menawarkan pengalaman mencicipi kuliner lokal dengan
karakter rasa yang beragam, dari gurih dan pedas hingga kaya rempah.
Bagi pencinta minuman, tersedia pula pilihan kopi, matcha,
dan minuman berbahan tropis dari 10 tenant. Nama-nama seperti Esda Coffee, Oryz
Coffee, Ruon Matcha, Kissa Coffee, dan Blau Fabrika turut meramaikan festival.
Pengunjung bisa menjadikan kawasan ini sebagai tempat singgah untuk menikmati
minuman favorit sembari beristirahat dari rangkaian aktivitas MotoGP.
Tak hanya menyajikan makanan dan minuman, festival ini juga
menghadirkan produk kreatif dan gaya hidup melalui 10 tenant Lombok Eco Market.
Produk dari Muna Gallery, Lombok Vanilla, I Love Mutiara, dan MiaMia Crochet
memperlihatkan beragam kreativitas pelaku usaha lokal yang layak dilirik
wisatawan sebagai pilihan buah tangan.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC),
Ahmad Fajar, mengatakan Mandalika Street Food Festival menjadi bagian dari
upaya memperkaya pengalaman wisata di The Mandalika sekaligus membuka
kesempatan bagi UMKM dan komunitas lokal untuk berkembang.
Menurut dia, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of
Indonesia 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan kuliner dan produk kreatif
daerah kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan demikian,
kemeriahan ajang balap internasional tidak hanya dirasakan di lintasan, tetapi
juga melalui aktivitas ekonomi dan kreativitas masyarakat sekitar.
Festival ini turut didukung PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk melalui layanan transaksi digital, penawaran cashback, serta
program pembelian merchandise MotoGP menggunakan BRImo dan BRI sesuai ketentuan
yang berlaku.
Pengalaman pengunjung semakin beragam dengan kehadiran
komunitas Samalas Custom Show, Poundpose Lombok, Arti Drawing, Board Game,
Lombok Eco Market, dan Pesta Timur. Berbagai aktivitas, seperti nonton bareng
MotoGP, pertunjukan mixologist, live painting, face painting, hingga permainan
interaktif, melengkapi suasana festival. Hiburan dari Swara Bazaar, penampilan
DJ dengan musik reggae, band akustik, dan sesi reggae jammin turut menghidupkan
kawasan.
Dengan target lebih dari 15.000 pengunjung, Mandalika Street
Food Festival Vol. 2 menawarkan lebih dari sekadar tempat berburu makanan.
Festival ini menjadi ruang pertemuan antara cita rasa lokal, kreativitas UMKM,
dan hiburan, sekaligus kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal Mandalika
melalui sajian kuliner dan denyut kehidupan komunitasnya.

Posting Komentar