Justice Collaboration Fun Run Targetkan 5.000 Peserta, Hadiah Umrah
SURABAYA – Justice Collaboration Fun Run 5K 2026 menargetkan
5.000 peserta dalam kegiatan lari bersama yang digagas Polrestabes Surabaya dan
Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) DPC
Surabaya. Selain hadiah uang tunai, panitia menyiapkan paket umrah gratis dan
berbagai hadiah undian bagi peserta.
Ketua Panitia Justice Collaboration Fun Run 5K dari Peradi
SAI DPC Surabaya, Baso Juherman, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan
mempererat hubungan antara aparat penegak hukum, advokat, dan masyarakat
melalui aktivitas olahraga.
“Sebagai advokat, kami tentu perlu berkolaborasi dengan
teman-teman di Polrestabes Surabaya. Harapannya, kegiatan ini bisa mendekatkan
kepolisian dengan masyarakat melalui aktivitas yang positif,” ujar Baso.
Hingga wawancara berlangsung, jumlah peserta yang terdata
mencapai sekitar 1.150 orang. Panitia optimistis target 5.000 pelari dapat
tercapai dengan melibatkan berbagai komunitas lari di Surabaya.
Kegiatan ini akan menempuh rute sepanjang lima kilometer.
Panitia masih mematangkan teknis lintasan setelah melakukan survei lokasi. Rute
final akan diumumkan setelah koordinasi selesai dilakukan.
Panitia menyediakan hadiah uang tunai untuk kategori putra
dan putri. Juara pertama masing-masing kategori memperoleh Rp2 juta, juara
kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.
Selain itu, peserta Muslim berkesempatan mendapatkan paket
umrah gratis. Sementara peserta non-Muslim disiapkan hadiah wisata religi
sesuai agama masing-masing. Hadiah undian lainnya meliputi sepeda gunung,
sepeda listrik, televisi, dan mesin cuci. Acara juga akan dimeriahkan
penampilan DJ Almira Berto.
Dari sisi keselamatan, panitia merencanakan penempatan pos
medis dan ambulans di sepanjang lintasan. Panitia juga membuka peluang kerja
sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendukung perlindungan peserta, meski
mekanisme dan cakupannya masih perlu dipastikan.
Baso berharap kegiatan ini menjadi awal kolaborasi
berkelanjutan antara advokat dan kepolisian. Salah satu gagasan yang
disampaikan ialah penyediaan pos bantuan hukum di lingkungan Polrestabes
Surabaya untuk membantu masyarakat, khususnya warga dengan keterbatasan
ekonomi.
Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap olahraga dapat
memperkuat komunikasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum sekaligus
membuka ruang edukasi hukum yang lebih luas. (zal)

Posting Komentar