Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • sejarah

Candi Ngetos terletak di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur

Redaksi
Kamis, Mei 23, 2024
Ragamjatim.id - Candi Ngetos terletak di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Candi ini dikenal sebagai candi perabuan dari Prabu Hayam Wuruk. 


Pada papan keterangan menyebutkan Candi Ngetos dibangun pada abad ke 15. Secara fisik Candi Negtos dalam keadaan rusak pada beberapa bagian bahkan pada beberapa bagian telah hilang sehingga sulit memperkirakan bentuk aslinya.

Di Candi Ngetos pernah ditemukan arca Siwa dan Wisnu. Hl ini kemudian menimbulkan asumsi bahwa candi ini beraliran Siwa Wisnu. Asumsi tersebut diperkuat dengan aliran agama Siwa yang dianut oleh Hayam Wuruk. N.J. 

Krom memperkirakan bahwa Candi Ngetos semula dikelilingi tembok yang berbentuk cincin. Bangunan utama candi terbuat dari batu bata merah dan atapnya diperkirakan terbuat dari kayu (kini sudah tidak ada bekasnya). Candi Ngetos berukuran panjang 9,1 m, tinggi badan 5,43 m, dan tinggi keseluruhan 10 m.

Terdapat empat buah relief di Candi Ngetos, namun karena faktor usia relief tersebut hanya terisa satu dan tiga lainnya telah ancur. 

Tidak hanya relief yang hilang melainkan pigura – pigura pada alasnya yang juga telah tidak ada lagi. Pada bagian atas dan bawah pigura, dibatasi oleh loteng – loteng yang terbagi dalam cendela – cendela kecil berhiaskan ketupat yang tepinya tidak rata atau menyerupai bentuk banji. 

Hal tersebut berbeda dengan bangunan bawahnya yang tidak ada piguranya, sedangkan tepi bawahnya dihiasi dengan motif kelompok buah dan ornamen daun.

Pada sisi kiri dan kanan candi terdapat dua relung kecil. Diatasnya terdapat ornamen yang mirip dengan belalai makara. 

Namun jika diperhatikan ternyata belalai tersebut adalah bentuk spiral yang diperindah. 

Dinding candi ini kosong dan hanya terdapat motif daun yang melengkung ke bawah dan horizontal melingkari tubuh candi bagian atas. Ada hal menarik dari kala yang terlihat sangat besar dengan ukuran tinggi 2 m dan lebar 1,8 m. Kala tersebut masih utuh dengan wajah menakutkan.
Tags:
  • sejarah
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
    Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

    Minggu, Februari 08, 2026
    Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live