Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Indeks
  • e-Magazine
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Sejarah
  • Kosakata
  • Puisi
  • Music
  • Film
  • Kultur
  • Wisata
  • Tips
  • Opini
  • Coretan
  • Rilis
  • Beranda
  • Ekonomi

Batik Kota Mojokerto Meroket  ke Panggung Nasional

Oleh Redaksi
Selasa, Oktober 15, 2024
Batik Kota Mojokerto Meroket  ke Panggung Nasional

MOJOKERTO
– Batik khas Kota Mojokerto semakin mendapatkan perhatian dan pengakuan di tingkat nasional, berkat perpaduan inovasi modern dan pelestarian nilai-nilai tradisi.

Produk unggulan daerah ini tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga berhasil menembus pasar nasional dan internasional melalui berbagai inovasi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut adalah hasil dari kerja keras banyak pihak, terutama para pengrajin batik, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Mojokerto.

"Batik Mojokerto adalah bagian dari identitas kota ini. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memajukan para pengrajin, agar batik kita tidak hanya menjadi kebanggaan lokal tetapi juga dikenal luas di luar sana,"jelas Moh Ali Kuncoro, di konfirmasi via telepon genggamnya saat meninjau Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) dan Indonesia Fashion Week (IFW) di Jakarta, Selasa (15/10/2024).

Dijelaskan keberhasilan batik Kota Mojokerto tidak lepas dari komitmen kuat Pemkot Mojokerto yang terus mendukung pengembangan batik sebagai produk unggulan. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai program strategis, mulai dari pelatihan pengembangan produk, pendampingan intensif, hingga bantuan permodalan bagi para pengrajin dan UMKM batik.

Pemkot juga aktif mempromosikan batik lokal melalui berbagai pameran, seperti Mojobatik Festival, Pemecahan Rekor Muri Mewarnai Batik Terpanjang, serta partisipasi dalam acara-acara bergengsi seperti Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) dan Indonesia Fashion Week (IFW).

Selain dukungan lokal, Pemkot Mojokerto juga bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk memperkuat jaringan dan potensi batik Mojokerto di tingkat nasional dan internasional.

Kerja sama ini memberikan akses lebih luas bagi para pengrajin batik dalam hal promosi, pelatihan, dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang fashion dan pameran berskala besar.

"Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting. Dengan kolaborasi ini, para pengrajin tidak hanya bisa berinovasi dalam produksi, tetapi juga dalam memasarkan produk mereka lebih luas lagi, bahkan ke pasar internasional," jelasnya.

Batik Kota Mojokerto memiliki ciri khas yang membedakannya dari batik daerah lain, terutama dalam motif-motif yang mengandung kearifan lokal. Salah satu motif yang paling populer adalah motif Majapahit, yang terinspirasi dari kejayaan dan warisan sejarah Kerajaan Majapahit. Selain itu, terdapat motif flora dan fauna yang menggambarkan kekayaan alam dan budaya Mojokerto.

Masih penjelasan Ali Kuncoro,iInovasi terus berkembang di kalangan pengrajin batik Mojokerto. Mereka semakin kreatif dalam mengembangkan warna, motif, dan teknik produksi.

Penggunaan pewarna alami dari tanaman lokal menjadi salah satu terobosan baru, yang memberikan karakter unik sekaligus ramah lingkungan. Motif-motif modern juga dipadukan dengan sentuhan tradisional untuk menyesuaikan dengan selera pasar yang semakin beragam.

Di sisi pemasaran, UMKM batik Mojokerto kini memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial, para pengrajin mampu menjangkau konsumen dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara, meningkatkan daya saing mereka di pasar global.

Dengan semakin dikenalnya batik Kota Mojokerto baik di tingkat nasional maupun internasional, diharapkan pengrajin lokal dapat terus berkembang. "Kami ingin batik Mojokerto menjadi ikon budaya yang tidak hanya dikenal di dalam negeri, tapi juga mampu bersaing di pasar global,"Pungkas Moh Ali Kuncoro. (*)
Tags:
  • Ekonomi
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal

Most popular
  • Semarakkan HUT RI ke-80 di RT 009 RW 001 Kelurahan Kandangan, Benowo – Surabaya

    Minggu, Agustus 24, 2025
    Semarakkan HUT RI ke-80 di RT 009 RW 001 Kelurahan Kandangan, Benowo – Surabaya
  • Pencak Silat: Warisan, Jati Diri, dan Kebanggaan Bangsa Indonesia yang Mendunia

    Selasa, Agustus 26, 2025
    Pencak Silat: Warisan, Jati Diri, dan Kebanggaan Bangsa Indonesia yang Mendunia
  • Perantau Aceh Nusantara Banjiri Festival Budaya

    Senin, Agustus 25, 2025
    Perantau Aceh Nusantara Banjiri Festival Budaya
  • Pasar Mulai Bergairah, Sekar Laut Ekspor Krupuk ke Malaysia

    Jumat, Agustus 29, 2025
    Pasar Mulai Bergairah, Sekar Laut Ekspor Krupuk ke Malaysia
  • Alexander Zwiers Resmi Ditunjuk Sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia: Profil Lengkap, Prestasi, dan Harapan Baru Sepak Bola Merah Putih

    Selasa, Agustus 26, 2025
    Alexander Zwiers Resmi Ditunjuk Sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia: Profil Lengkap, Prestasi, dan Harapan Baru Sepak Bola Merah Putih
  • Ojol Jatim Tolak Demo, Nyatakan Dukungan untuk Khofifah

    Rabu, Agustus 27, 2025
    Ojol Jatim Tolak Demo, Nyatakan Dukungan untuk Khofifah
Ragamjatim.id
Copyright © 2025 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live