Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • jawatimur

Kadis Dikbud Kota Mojokerto Akan Tambah SPPG Pada Tahun Ajaran Baru

Redaksi
Jumat, Juni 20, 2025
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo  bersama Wali Kota  Mojokerto, Ika Puspitasari saat kegiatan Peningkatan Kopetensi guru di Aula Dikbud Kota Mojokerto.

Mojokerto, Ragamjatim.id
– Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto, berencana menambah tiga unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan direalisasikan pada tahun ajaran baru ini. Langkah ini guna mendukung program pelaksanaan MBG (Makan Bergizi Gratis) bagi pelajar di kota Mojokerto.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo mengatakan bahwa rencana penambahan SPPG masih terus dimatangkan. Pemkot Mojokerto kini menyiapkan tiga lahan untuk dibangunnya SPPG yang berada di dua Kecamatan.

“Rencananya dua unit dibangun di wilayah Kecamatan Kranggan dan satu unit beriri di wilayah Kecamatan Magersari,” ungkap Ruby, dikonfirmasi di Kantornya, Jumat (20/6/2025).

Menurut Kadis Dikbud, Pemerintah Daerah (Pemda) hanya mampu mendukung dengan menyiapkan lahan saja, karena pembangunan akan dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Diperkirakan pembangunan paling cepat dilaksanakan setelah tahun ajaran baru 2025/2026 pada akhir bulan Juni in. Diharapkan pada bulan Agustus pelaksanaan pembangunan bisa langsung dimulai.

“Saat ini masih pada tahapan menunggu survei dari BGN, jika bisa dinilai memenuhi syarat maka pembangunan dapur umum akan segera didirikan. Dikarenakan kapasitas per unit diperkirakan mampu mencuplay 3.500 sampai 4.000 porsi dalam sekali produksi,” jelas Ruby Hartoyo.

Masih penjelasan Ruby Hartoyo, dengan penambahan dapur SPPG itu diharapkan memperluas dan menjangkau target sasaran di semua wilayah kecamatan. Karena pada tahap awal pelaksanaan program MBG di Kota Mojokerto baru menyasar kisaran 3.247 penerima dan jangka panjang ditargetkan mampu menjangkau 24 ribu penerima.

“Dengan dibangunnya 3 dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) ini, nanti bisa menjangkau sasaran secara merata di tiga Kecamatan Se-Kota Mojokerto,” pungkas Kadis Dikbud kota Mojokerto.

Secara terpisah, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan Pelaksanaan program besutan Presiden Prabowo ini mulai dilaksanakan secara bertahap di Kota Mojokerto. Pada bulan April ini sudah ada satu dapur umum yang menyasar sebanyak 3.247 penerima manfaat.

"Kami ingin memastikan program makan bergizi gratis berjalan sesuai dengan harapan. Bisa berjalan secara efektif dan ketika gizi yang didapatkan sudah baik, maka anak menjadi pintar otaknya, sehat bugar badannya, benar perilakunya, dan bisa mudah menuntaskan tugas belajarnya,” pungkas Wali Kota Mojokerto. (*)
Tags:
  • jawatimur
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
    Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

    Minggu, Februari 08, 2026
    Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live