Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Indeks
  • e-Magazine
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Sejarah
  • Kosakata
  • Puisi
  • Music
  • Film
  • Kultur
  • Wisata
  • Tips
  • Opini
  • Coretan
  • Rilis
  • Beranda
  • Menabung
  • Tips

Cara Mengelola Keuangan dengan Bijak: Panduan Agar Dompet Tidak ‘Sakit’ di Akhir Bulan

Oleh Redaksi
Rabu, Juli 23, 2025
Mengelola keuangan bukan hanya urusan orang bergaji besar atau pebisnis sukses. Siapa pun, baik mahasiswa, pekerja, hingga ibu rumah tangga, memerlukan manajemen keuangan yang sehat agar tidak terjebak dalam hutang dan tetap bisa menabung untuk masa depan.

Surabaya, RagamJatim.id
– Mengelola keuangan bukan hanya urusan orang bergaji besar atau pebisnis sukses. Siapa pun, baik mahasiswa, pekerja, hingga ibu rumah tangga, memerlukan manajemen keuangan yang sehat agar tidak terjebak dalam hutang dan tetap bisa menabung untuk masa depan.

Di era serba cepat dan konsumtif seperti sekarang, banyak orang terjebak gaya hidup boros tanpa sadar. Padahal, pengelolaan keuangan yang tepat adalah pondasi untuk mewujudkan rencana masa depan, seperti membeli rumah, mempersiapkan pendidikan anak, hingga dana darurat.

Lalu, bagaimana cara mengelola keuangan dengan bijak agar tidak menyesal di akhir bulan?

1. Kenali Kondisi Keuangan Pribadi
Langkah pertama dalam mengelola keuangan adalah mengenal kondisi finansial diri sendiri. Catat seluruh pemasukan, baik dari gaji, usaha sampingan, maupun pendapatan pasif. Setelah itu, catat pula seluruh pengeluaran rutin, mulai dari biaya makan, transportasi, hingga pengeluaran kecil seperti membeli kopi atau jajanan.

“Banyak orang mengira mereka tidak boros, padahal pengeluaran kecil jika diakumulasikan bisa sangat besar,” ujar Fadilah (28), konsultan keuangan di Surabaya, kepada RagamJatim.id, Jumat (18/7/2025).

Dengan memahami kondisi keuangan, Anda dapat mengetahui apakah pengeluaran selama ini sudah sesuai dengan kemampuan atau malah lebih besar pasak daripada tiang.

2. Buat Anggaran Bulanan yang Realistis
Setelah memahami kondisi keuangan, buatlah anggaran bulanan yang realistis. Pisahkan kebutuhan primer seperti makan, transportasi, listrik, air, dan sewa, dari kebutuhan sekunder seperti nongkrong, belanja online, atau langganan hiburan.

Gunakan metode 50/30/20 untuk memudahkan:
  • 50% untuk kebutuhan pokok.
  • 30% untuk kebutuhan sekunder dan hiburan.
  • 20% untuk tabungan dan investasi.
Dengan pola ini, Anda tetap dapat menikmati hidup tanpa melupakan kewajiban menabung dan investasi masa depan.

3. Prioritaskan Dana Darurat
Dana darurat menjadi penyelamat ketika terjadi hal tidak terduga seperti sakit mendadak, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan mendesak lainnya. Idealnya, dana darurat yang disiapkan adalah:
  • 3–6 bulan pengeluaran bulanan untuk lajang.
  • 6–12 bulan pengeluaran bulanan untuk yang sudah berkeluarga.
Pisahkan dana darurat ini dalam rekening berbeda agar tidak tercampur dengan uang operasional harian.

4. Hindari Hutang Konsumtif
Salah satu kesalahan umum dalam mengelola keuangan adalah penggunaan hutang konsumtif, seperti kartu kredit untuk belanja barang tidak penting atau pinjaman online hanya untuk memenuhi gaya hidup.

Jika terpaksa berhutang, pastikan itu untuk kebutuhan produktif, seperti modal usaha atau investasi pendidikan, dan pastikan Anda mampu membayarnya tepat waktu.

“Bijaklah dalam menggunakan fasilitas hutang. Jangan sampai hidup Anda hanya bekerja untuk membayar cicilan,” tambah Fadilah.

5. Mulai Menabung dan Berinvestasi
Tabungan adalah langkah awal untuk memiliki finansial sehat, sementara investasi adalah langkah untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan dana.

Pilih instrumen investasi sesuai profil risiko Anda:
  • Risiko rendah: deposito, reksa dana pasar uang.
  • Risiko sedang: reksa dana campuran, obligasi.
  • Risiko tinggi: saham, reksa dana saham.
Jangan menunda memulai investasi meski nominalnya kecil. Konsistensi adalah kunci dalam membangun aset jangka panjang.

6. Bijak dalam Gaya Hidup
Godaan diskon, promo, atau tren gaya hidup bisa menggoyahkan pengelolaan keuangan. Penting untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Tidak semua promo harus diambil jika itu tidak mendesak.

Sesekali boleh menikmati hiburan, tetapi pastikan sesuai anggaran dan tidak mengorbankan pos tabungan atau kebutuhan pokok Anda.

7. Manfaatkan Teknologi untuk Pencatatan Keuangan
Kini banyak aplikasi pengelolaan keuangan yang dapat membantu Anda memantau pemasukan dan pengeluaran secara otomatis, seperti Money Lover, DompetKu, atau bahkan melalui catatan sederhana di Google Sheet.

Dengan pencatatan digital, Anda dapat dengan mudah mengevaluasi pola pengeluaran, sehingga dapat mengambil keputusan tepat untuk perbaikan keuangan di bulan berikutnya.

8. Evaluasi Secara Berkala
Evaluasi keuangan setiap akhir bulan untuk melihat apakah anggaran Anda sudah berjalan sesuai rencana. Jika terdapat pemborosan, catat dan jadikan catatan untuk bulan berikutnya.

Jika terdapat kelebihan pemasukan, prioritaskan untuk menambah dana darurat atau investasi, bukan langsung untuk konsumsi.

Mengelola Keuangan adalah Gaya Hidup

Mengelola keuangan dengan bijak bukan hanya tentang menabung, tetapi juga tentang kesadaran akan hidup yang teratur dan mempersiapkan masa depan dengan tenang. Dengan kondisi keuangan yang sehat, Anda dapat mengambil keputusan dengan lebih rasional dan tidak mudah stres karena kehabisan uang sebelum gajian berikutnya.

Ingat, setiap langkah kecil yang konsisten akan berdampak besar pada kondisi finansial Anda di masa depan.

Kesimpulan: Saatnya Mengelola Keuangan dengan Bijak Mulai Sekarang
Hidup hanya sekali, dan kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok. Dengan mengelola keuangan secara bijak, Anda bukan hanya melindungi diri dari kesulitan finansial, tetapi juga mempersiapkan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga dan masa depan Anda.

“Manajemen keuangan bukan hanya tentang uang, tetapi tentang bagaimana kita menghargai usaha kita dalam bekerja dan menata masa depan,” tutup Fadilah.

Jangan tunggu sampai terlilit hutang atau kehabisan uang sebelum gajian untuk mulai mengatur keuangan. Mulailah dari sekarang, dari hal kecil, demi kebebasan finansial Anda di masa depan.
Tags:
  • Menabung
  • Tips
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal

Most popular
  • Semarakkan HUT RI ke-80 di RT 009 RW 001 Kelurahan Kandangan, Benowo – Surabaya

    Minggu, Agustus 24, 2025
    Semarakkan HUT RI ke-80 di RT 009 RW 001 Kelurahan Kandangan, Benowo – Surabaya
  • Pencak Silat: Warisan, Jati Diri, dan Kebanggaan Bangsa Indonesia yang Mendunia

    Selasa, Agustus 26, 2025
    Pencak Silat: Warisan, Jati Diri, dan Kebanggaan Bangsa Indonesia yang Mendunia
  • Perantau Aceh Nusantara Banjiri Festival Budaya

    Senin, Agustus 25, 2025
    Perantau Aceh Nusantara Banjiri Festival Budaya
  • Pasar Mulai Bergairah, Sekar Laut Ekspor Krupuk ke Malaysia

    Jumat, Agustus 29, 2025
    Pasar Mulai Bergairah, Sekar Laut Ekspor Krupuk ke Malaysia
  • Alexander Zwiers Resmi Ditunjuk Sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia: Profil Lengkap, Prestasi, dan Harapan Baru Sepak Bola Merah Putih

    Selasa, Agustus 26, 2025
    Alexander Zwiers Resmi Ditunjuk Sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia: Profil Lengkap, Prestasi, dan Harapan Baru Sepak Bola Merah Putih
  • Ojol Jatim Tolak Demo, Nyatakan Dukungan untuk Khofifah

    Rabu, Agustus 27, 2025
    Ojol Jatim Tolak Demo, Nyatakan Dukungan untuk Khofifah
Ragamjatim.id
Copyright © 2025 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live