Ragamjatim.id

Ragamjatim.id

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Indeks
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • ekonomi dan bisnis

Libur Tahun Baru 2026, Gubernur Khofifah Kunjungi Sentra Jeruk Siam Tutur Pasuruan

Redaksi
Minggu, Januari 04, 2026
Kondisi kebun jeruk siam di Kecamatan Tutur Pasuruan yang menjadi sentra produksi jeruk terbesar di Jawa Timur.

Pasuruan, Ragamjatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memanfaatkan momen libur Tahun Baru 2026 dengan mengunjungi sentra jeruk siam di Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/1).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi penegasan posisi Jawa Timur sebagai provinsi dengan produksi jeruk tertinggi di Indonesia serta ajakan kepada masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal dan mengurangi ketergantungan pada jeruk impor.

Petik Jeruk Bersama Petani, Khofifah Apresiasi Kualitas Jeruk Tutur

Di tengah kebun jeruk yang hijau dan asri, Khofifah tak lupa memetik jeruk langsung dari pohonnya bersama para petani dan warga setempat. Ia menyebut, jeruk siam Tutur memiliki keunggulan dari sisi rasa, ukuran, hingga kualitas, sehingga sangat layak menjadi andalan konsumsi masyarakat nasional.

Khofifah mengaku terkesan dengan perkembangan jeruk di kawasan Tutur yang dinilainya semakin pesat dibandingkan kunjungan sebelumnya. Buah jeruk tampak tumbuh lebat dengan ukuran besar dan warna yang cerah.

Kondisi Alam Tutur Dinilai Ideal untuk Hortikultura

Apalagi, Kecamatan Tutur berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, yang merupakan wilayah pegunungan yang ideal dan potensial untuk budidaya produk hortikultura.

“Jeruk Siam di Desa Tutur ini unggul. Dua bulan lalu saya ke sini, kemudian hari ini datang lagi, saya terkesima lihat buahnya yang tumbuh lebat, kulitnya agak tebal berwarna orange, size-nya besar, rasanya manis sekali serasa bercampur madu,” ujarnya.

Jawa Timur Produsen Jeruk Tertinggi Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan provinsi dengan produksi jeruk tertinggi secara nasional. Capaian tersebut menurutnya menjadi kekuatan strategis Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian ekonomi petani.

Berdasarkan data BPS Jawa Timur, total produksi jeruk di Jatim pada triwulan III Tahun 2025 mencapai 959.231,31 ton, dengan kontribusi 36,22 persen terhadap produksi nasional pada periode yang sama.

“Produksi jeruk di Jawa Timur merupakan yang tertinggi se-Indonesia. Ini adalah potensi besar yang harus kita jaga bersama. Salah satunya dengan meningkatkan konsumsi jeruk lokal dan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada impor,” kata Khofifah.

Dorong Gerakan Cinta Jeruk Lokal

Menurut Khofifah, kunjungan ini bukan sekadar agenda santai di awal tahun, melainkan simbol dukungan konkret Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada petani jeruk lokal. Ia pun mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan mengonsumsi produk pertanian dalam negeri.

“Kami akan terus dukung petani jeruk siam, ini salah satu ikhtiar memperkenalkan ke masyarakat supaya jeruk siam lebih banyak lagi peminatnya,” tegasnya.

Jeruk Lokal Tak Kalah dari Produk Impor

Khofifah juga menyampaikan bahwa kualitas jeruk siam dari kawasan Tutur dan sekitarnya tidak kalah dengan produk impor, baik dari sisi rasa, kesegaran, maupun kandungan gizinya. Selain itu, membeli jeruk lokal berarti turut menggerakkan roda ekonomi petani dan perekonomian daerah.

“Masyarakat harus coba jikalau berkunjung ke Pasuruan, saya rasa faktor alam lingkungan di sini sangat mendukung buah jeruk tumbuh subur dan melimpah,” ungkapnya.

“Kalau kita konsumsi jeruk lokal, kita tidak hanya mendapatkan produk segar dan sehat, tapi juga ikut menggerakkan ekonomi petani kita sendiri. Ini bagian dari gerakan cinta produk dalam negeri,” tambahnya.

Pemprov Jatim Perkuat Akses Pasar Petani Jeruk

Ia menambahkan, penguatan pasar jeruk lokal menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga hasil pertanian, memperluas lapangan kerja, serta mendorong pengembangan sektor agribisnis di Jawa Timur.

Kegiatan petik jeruk di Desa Kayu Kebek ini juga dimanfaatkan Gubernur Khofifah untuk berdialog langsung dengan para petani terkait tantangan produksi, distribusi, hingga peluang peningkatan nilai tambah komoditas jeruk ke depan.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus hadir mendampingi petani, mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga penguatan akses pasar agar jeruk Jawa Timur semakin berdaya saing,” pungkasnya. (*)
Tags:
  • ekonomi dan bisnis
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • PMI Jatim Tinjau Luapan Sungai di Lamongan, Ribuan Rumah Warga Terdampak

    Rabu, Januari 14, 2026
    PMI Jatim Tinjau Luapan Sungai di Lamongan, Ribuan Rumah Warga Terdampak
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
  • KUHP Baru Bukan Sekadar Ganti Kitab, Tapi Ganti Cara Negara Menghukum

    Selasa, Januari 13, 2026
    KUHP Baru Bukan Sekadar Ganti Kitab, Tapi Ganti Cara Negara Menghukum
  • 2.000 Pelari Ramaikan “Lelono by Mantra” Batu, Taklukkan Lintasan Gunung Butak

    Kamis, Januari 15, 2026
    2.000 Pelari Ramaikan “Lelono by Mantra” Batu, Taklukkan Lintasan Gunung Butak
  • Dari Surabaya untuk Indonesia, PMI Tunjukkan Standar Kemanusiaan Kelas Dunia

    Kamis, Januari 15, 2026
    Dari Surabaya untuk Indonesia, PMI Tunjukkan Standar Kemanusiaan Kelas Dunia
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live