Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • news

Gema Sholawat Warnai Milad ke-47 MAN Sidoarjo, Satukan Alumni dan Spirit Prestasi

Redaksi
Selasa, Februari 10, 2026
Gema sholawat mewarnai peringatan milad ke-47 MAN Sidoarjo di Auditorium Gedung H. Maksum

Sidoarjo, Ragamjatim.id – Alunan sholawat menggema khidmat dalam peringatan milad ke-47 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo yang digelar di Auditorium Gedung H. Maksum, Selasa (10/2/2026). Momentum ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, jajaran dewan guru, pegawai, siswa-siswi, pengurus komite, serta alumni lintas angkatan.

Mengusung tema “47 Tahun Mengabdi, Merawat Tradisi, Madrasah Mendunia Meraih Prestasi”, MAN Sidoarjo menghadirkan Gema Sholawat bersama Tim Hadrah Ahbaabul Musthofa, disertai Inspirational Talk yang menghadirkan alumni-alumni berprestasi.

Perjalanan Kepemimpinan MAN Sidoarjo

Kepala MAN Sidoarjo Drs. Abd Djalil, M.Pd.I, yang juga alumni tahun 1984, menyampaikan bahwa selama 47 tahun perjalanan MAN Sidoarjo telah dipimpin oleh enam kepala madrasah.

Adapun enam kepala madrasah tersebut adalah H. Sri Suparto, SH (1979–1988), Drs. H. Moh. Cholid (1988–2001), Drs. H. Abdus Shomad, M.Ag. (2001–2006), H. M. Maksum AF, SH, M.Pd. (2006–2009), Drs. H. Kusnan, M.Pd. (2009–2016), dan Drs. H. Abd. Djalil, M.Pd.I (2016–sekarang).

Ia menegaskan, konsistensi kepemimpinan tersebut menjadi fondasi MAN Sidoarjo dalam menjaga tradisi keilmuan sekaligus meningkatkan prestasi di berbagai bidang.

Madrasah Cetak Generasi Unggul dan Mendunia

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Drs. Mufi Imron Rosyadi, M.E.I dalam sambutannya menegaskan bahwa madrasah tidak perlu diragukan kualitasnya. Menurutnya, madrasah mampu menyeimbangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan iman dan takwa.

“MAN Sidoarjo telah membuktikan diri dengan berbagai prestasi, dari tingkat kabupaten hingga internasional. Saya berharap ke depan lahir rektor-rektor baru dari madrasah, seperti Prof. Muzakki,” ujarnya.

Pesan Keilmuan dalam Mauidhah Hasanah

Acara ditutup dengan Mauidhah Hasanah oleh K.H. Abdul Cholid Cholil, alumni MAN Sidoarjo tahun 1987. Dalam tausiyahnya, ia mengutip hadits Nabi Muhammad SAW tentang kehancuran umat akibat meninggalkan ilmu dan berlebihan mengejar harta.

Menurutnya, peringatan milad bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat menuntut ilmu di madrasah.

“Peringatan harlah ini adalah pengingat agar kita semua terus menjaga ilmu dan nilai-nilai yang ditanamkan madrasah,” tuturnya.(*)
Tags:
  • news
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Most popular
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
    10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
    Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo
  • Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian

    Minggu, Februari 08, 2026
    Atap SDN 4 Pandan Wangi Rata dengan Tanah, Kanit Dikbud Jerowaru Gerak Cepat 10 Menit Pasca-Kejadian
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
    Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda
  • OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi

    Sabtu, Januari 31, 2026
    OPON VI 2026 Diikuti 1.500 Lebih Anggota PMR dari 19 Provinsi
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
    7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi
  • Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya

    Kamis, Mei 01, 2025
    Jenis Kelabang di Indonesia yang Berbahaya
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live