UIN Malang Cetak Rekor MURI, Kampus III Dirancang Berlafaz Ar-Rahim
![]() |
| Penyerahan Piagam Penghargaan atas rekor Perguruan Tinggi Pertama dengan Desain Bangunan Berlafaz Ar-Rahim di UIN Malang, Minggu, (8/2/2026). |
Malang, Ragamjatim.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mencatat sejarah nasional dengan meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia dengan desain kawasan kampus berlafaz Ar-Rahim.
Rekor tersebut diberikan atas rancangan tata letak sejumlah gedung di Kampus III UIN Malang yang membentuk lafaz Arab Ar-Rahim. Piagam penghargaan MURI diserahkan secara simbolis kepada Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam acara yang digelar di Kampus III UIN Malang, Minggu (8/2/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UIN Malang Ilfi Nur Diana, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Amin Suyitno, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar, serta jajaran pimpinan UIN Malang.
Rektor UIN Malang Ilfi Nur Diana menjelaskan, desain kawasan kampus berlafaz Ar-Rahim merupakan bagian dari visi besar pengembangan UIN Malang sebagai pusat peradaban Islam yang integratif. Menurutnya, UIN Malang menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang memiliki kawasan arsitektur tematik berbasis lafaz Al-Qur’an.
“Saat ini terdapat lima gedung yang membentuk lafaz Ar-Rahim. Ke depan akan dikembangkan kawasan Ar-Rahman dan Bismillah, sehingga membentuk lafaz Bismillahirrahmanirrahim secara utuh,” ujar Ilfi.
Ia menegaskan, pembangunan kawasan tersebut tidak hanya berorientasi pada estetika, tetapi juga memiliki makna filosofis yang mendalam sebagai simbol integrasi keilmuan, peradaban Islam, serta ruang perjumpaan pemikiran Timur dan Barat.
Kampus III UIN Malang memiliki luas sekitar 120 hektare. Kawasan Ar-Rahim dibangun di atas lahan 33 hektare. Rencana pengembangan selanjutnya mencakup kawasan Ar-Rahman dan Bismillah masing-masing seluas 33 hektare, sehingga total kawasan tematik mencapai 99 hektare.
Sementara itu, sisa lahan akan dimanfaatkan untuk penguatan ekologi melalui pengembangan hutan kampus seluas sekitar 20 hektare dengan penanaman lebih dari 4.500 pohon.
Gedung-gedung yang membentuk lafaz Ar-Rahim antara lain Fakultas Kedokteran dan Farmasi, Fakultas Teknik, Fakultas Psikologi, Fakultas Humaniora, serta Data Center, yang dilengkapi dengan Ma’had Putra, Ma’had Putri, dan Islamic Tutorial Center.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amin Suyitno, mengapresiasi capaian UIN Malang tersebut. Ia menilai penghargaan MURI ini harus menjadi pemacu peningkatan mutu akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Prestasi ini perlu diiringi dengan penguatan kualitas pendidikan tinggi agar UIN Malang semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.(*)
