5 Fakta Menarik Candi Sukuh di Lereng Gunung Lawu, Candi Unik dengan Relief Kontroversial

Candi Sukuh di lereng Gunung Lawu Karanganyar dengan arsitektur punden berundak
Candi Sukuh

Ragamjatim.id - Keindahan alam Jawa Tengah memang tak pernah habis untuk dijelajahi. Di antara hamparan perbukitan hijau dan megahnya pegunungan, tersimpan sebuah situs bersejarah yang unik sekaligus penuh misteri.

Di lereng Gunung Lawu berdiri sebuah candi dengan bentuk yang berbeda dari kebanyakan candi Hindu di Indonesia. Bangunannya tidak menjulang tinggi seperti Candi Prambanan, melainkan berbentuk teras bertingkat seperti piramida.

Candi tersebut adalah Candi Sukuh, situs peninggalan masa akhir Kerajaan Majapahit yang hingga kini masih menyimpan banyak teka-teki sejarah.

Berikut lima fakta menarik tentang Candi Sukuh yang membuatnya begitu istimewa.

1. Arsitekturnya Berbeda dari Candi Hindu Lain

Ketika mendengar kata candi Hindu, kebanyakan orang membayangkan bangunan menjulang tinggi dengan ornamen rumit seperti di Candi Prambanan.

Namun Candi Sukuh justru memiliki bentuk trapesium dengan teras berundak. Struktur ini sangat mirip dengan punden berundak yang dikenal pada masa megalitik sebelum pengaruh Hindu-Buddha masuk ke Nusantara.

Ciri khas lainnya adalah bagian depan teras yang lebih luas dan semakin menyempit ke arah belakang. Beberapa peneliti bahkan menyebut kemiripannya dengan piramida peradaban kuno di Amerika Tengah.

Keunikan ini membuat Candi Sukuh sering disebut sebagai salah satu candi paling tidak biasa di Indonesia.

2. Relief Vulgar yang Ternyata Penuh Makna

Salah satu hal yang paling sering dibicarakan dari Candi Sukuh adalah relief dan arca yang menampilkan simbol seksual secara terang-terangan.

Di lantai gapura misalnya, terdapat ukiran lingga dan yoni yang saling berhadapan. Ada juga arca manusia tanpa kepala yang memegang alat kelamin pria.

Namun bagi masyarakat masa lalu, simbol tersebut bukanlah sesuatu yang tabu. Lingga dan yoni justru melambangkan kesuburan, kelahiran, dan keberlanjutan kehidupan.

Relief tersebut bahkan dipercaya memiliki fungsi spiritual untuk menyucikan pengunjung yang melangkahinya.

3. Pertama Kali Dicatat pada Masa Pemerintahan Inggris

Keberadaan Candi Sukuh mulai dikenal luas pada tahun 1815 ketika seorang pejabat kolonial Inggris melaporkan situs ini kepada pemerintah.

Saat itu, wilayah Jawa berada di bawah pemerintahan Thomas Stamford Raffles yang kemudian memasukkan temuan tersebut dalam penelitiannya tentang sejarah Jawa.

Penelitian lebih lanjut dilakukan oleh arkeolog Belanda pada abad ke-19. Sejak saat itu berbagai upaya dokumentasi dan pemugaran dilakukan untuk menjaga kelestariannya.

4. Dibangun pada Masa Akhir Majapahit

Para ahli memperkirakan Candi Sukuh dibangun sekitar tahun 1437 Masehi, pada masa pemerintahan Ratu Suhita dari Kerajaan Majapahit.

Periode tersebut merupakan fase akhir kejayaan Majapahit sebelum pengaruh Islam mulai berkembang di Pulau Jawa.

Karena dibangun pada masa transisi inilah Candi Sukuh sering dijuluki sebagai “candi Hindu terakhir” dari era Majapahit.

5. Berada di Kawasan Sakral Gunung Lawu

Candi Sukuh berada di ketinggian sekitar 1.186 meter di atas permukaan laut, tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Lokasinya di lereng Gunung Lawu membuat kawasan ini sejak dulu dianggap sakral oleh masyarakat Jawa.

Selain menawarkan pemandangan alam yang indah, area ini juga sering dijadikan tempat pertapaan dan ritual spiritual.

Hingga kini, Candi Sukuh masih digunakan sebagai tempat persembahyangan umat Hindu pada hari-hari suci seperti Galungan dan Saraswati.

Penutup

Candi Sukuh bukan sekadar situs arkeologi biasa. Ia adalah perpaduan unik antara arsitektur lokal, simbol spiritual, dan catatan sejarah dari masa akhir Majapahit.

Keberadaannya menjadi pengingat bahwa Nusantara memiliki warisan budaya yang sangat kaya dan penuh makna. (red)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • 5 Fakta Menarik Candi Sukuh di Lereng Gunung Lawu, Candi Unik dengan Relief Kontroversial
  • 5 Fakta Menarik Candi Sukuh di Lereng Gunung Lawu, Candi Unik dengan Relief Kontroversial
  • 5 Fakta Menarik Candi Sukuh di Lereng Gunung Lawu, Candi Unik dengan Relief Kontroversial
  • 5 Fakta Menarik Candi Sukuh di Lereng Gunung Lawu, Candi Unik dengan Relief Kontroversial
  • 5 Fakta Menarik Candi Sukuh di Lereng Gunung Lawu, Candi Unik dengan Relief Kontroversial
  • 5 Fakta Menarik Candi Sukuh di Lereng Gunung Lawu, Candi Unik dengan Relief Kontroversial

Posting Komentar