Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Di Balik Semangkuk Bubur Kacang Hijau, Harapan Besar Program MBG

Semangkuk bubur kacang hijau yang seharusnya menjadi bagian dari pemenuhan gizi siswa justru memantik perhatian publik di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember.
Foto Ilustrasi

Jember, Ragamjatim.id - Semangkuk bubur kacang hijau yang seharusnya menjadi bagian dari pemenuhan gizi siswa justru memantik perhatian publik di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember.

Video singkat yang diunggah seorang warga di media sosial TikTok memperlihatkan keluhan sejumlah ibu terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai terlalu lembek sehingga tidak diminati anak-anak.

Video tersebut dengan cepat menyebar dan ditonton ribuan pengguna. Di balik viralnya rekaman itu, tersimpan harapan sederhana para orang tua: makanan bergizi yang disiapkan pemerintah benar-benar dapat dinikmati oleh anak-anak.

Merespons sorotan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Wuluhan langsung bergerak mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penyedia menu MBG.

Camat Wuluhan Hanifah membenarkan langkah cepat tersebut. Meski sedang menjalankan ibadah umrah, ia memastikan pemantauan tetap dilakukan oleh TRC Kecamatan bersama pemerintah desa setempat.

"Beberapa hari lalu TRC Kecamatan Wuluhan sudah ke SPPG tersebut. Saat ini pemantauan sepenuhnya ditangani oleh Tim TRC Kecamatan," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (26/7/2026).

Hanifah menjelaskan, menu yang menjadi sorotan warga adalah bubur kacang hijau. Saat ini koordinasi lapangan dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Wuluhan.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Sekcam Wuluhan terkait tindak lanjut hasil pemantauan belum memperoleh tanggapan hingga berita ini disusun.

Dalam video yang beredar, terdengar keluhan seorang ibu yang menyebut anaknya enggan menghabiskan makanan karena teksturnya terlalu lembek.

"Anak saya tidak mau makan," ucapnya dalam video tersebut. Keluhan serupa juga disampaikan warga lain yang berharap kualitas makanan dapat diperbaiki agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan selera anak-anak.

Program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda. Karena itu, kualitas menu, cita rasa, kebersihan, hingga penyajian menjadi bagian penting yang tidak bisa diabaikan.

Peristiwa di Wuluhan menjadi pengingat bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada siswa, tetapi juga dari seberapa jauh makanan tersebut diterima dan dikonsumsi dengan baik.

Respons cepat pemerintah kecamatan menunjukkan adanya perhatian terhadap aspirasi masyarakat. Kini, publik menanti langkah evaluasi dari pengelola SPPG agar menu yang disajikan tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga sesuai dengan selera anak-anak.

Pada akhirnya, semangkuk bubur kacang hijau yang menjadi perbincangan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama. Sebab tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis adalah memastikan setiap anak memperoleh asupan bergizi yang layak, sehat, dan benar-benar bermanfaat bagi tumbuh kembang mereka. (*)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Di Balik Semangkuk Bubur Kacang Hijau, Harapan Besar Program MBG
  • Di Balik Semangkuk Bubur Kacang Hijau, Harapan Besar Program MBG
  • Di Balik Semangkuk Bubur Kacang Hijau, Harapan Besar Program MBG
  • Di Balik Semangkuk Bubur Kacang Hijau, Harapan Besar Program MBG
  • Di Balik Semangkuk Bubur Kacang Hijau, Harapan Besar Program MBG
  • Di Balik Semangkuk Bubur Kacang Hijau, Harapan Besar Program MBG

Posting Komentar