Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PMI Banyuwangi Salurkan Air Bersih untuk Warga Bangorejo yang Terdampak Kekeringan

PMI Banyuwangi menyalurkan air bersih bagi warga Bangorejo yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan sumur mulai mengering.
Relawan PMI Kabupaten Banyuwangi menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Kedungrejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Kamis (23/7/2026).

Banyuwangi, Ragamjatim.id – Musim kemarau yang telah berlangsung sekitar tiga bulan mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Banyuwangi. Penurunan debit air bahkan menyebabkan beberapa sumur warga di Kecamatan Bangorejo mengering.

Merespons kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuwangi bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.

Distribusi bantuan dimulai pada 22 Juli 2026 di Dusun Kedungrejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo. Sehari berikutnya, 23 Juli 2026, bantuan kembali disalurkan ke Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, setelah adanya permohonan dari pemerintah desa melalui Ketua PMI Kecamatan Bangorejo.

Sumur Warga Mengering Selama Musim Kemarau

Kepala Desa Sambimulyo, Andik Santoso, mengatakan wilayahnya sudah sekitar tiga bulan tidak diguyur hujan. Kondisi tersebut menyebabkan debit air sumur warga terus menurun hingga sebagian di antaranya mengering.

Akibatnya, masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Apalagi saat ini ada mahasiswa Universitas Airlangga yang sedang melaksanakan KKN di desa kami. Bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Banyuwangi sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air ditampung di tandon-tandon yang telah disiapkan oleh BPBD Kabupaten Banyuwangi," ujar Andik.

PMI Siapkan Tim dan Truk Tangki

Kepala Markas PMI Kabupaten Banyuwangi, Drs. Sutiyono, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan air bersih di wilayah yang mulai terdampak kekeringan, seperti Kecamatan Bangorejo dan Kecamatan Cluring.

PMI telah membentuk Tim Distribusi Bantuan Air Bersih yang terdiri atas relawan dan staf markas. Tim tersebut didukung satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter yang siap mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak.

Menurut Sutiyono, penyaluran air bersih merupakan langkah darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

"Apabila desa belum memiliki tandon penampungan air, PMI siap mengirimkan air bersih langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan," katanya.

Warga Diimbau Hemat Air

Selain mendistribusikan bantuan, PMI Kabupaten Banyuwangi juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan hemat selama musim kemarau.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila terdapat wilayah lain yang mulai mengalami kekeringan. Dengan pelaporan yang cepat, distribusi bantuan air bersih dapat dilakukan lebih dini sehingga dampak krisis air bersih terhadap warga dapat diminimalkan. (yin)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • PMI Banyuwangi Salurkan Air Bersih untuk Warga Bangorejo yang Terdampak Kekeringan
  • PMI Banyuwangi Salurkan Air Bersih untuk Warga Bangorejo yang Terdampak Kekeringan
  • PMI Banyuwangi Salurkan Air Bersih untuk Warga Bangorejo yang Terdampak Kekeringan
  • PMI Banyuwangi Salurkan Air Bersih untuk Warga Bangorejo yang Terdampak Kekeringan
  • PMI Banyuwangi Salurkan Air Bersih untuk Warga Bangorejo yang Terdampak Kekeringan
  • PMI Banyuwangi Salurkan Air Bersih untuk Warga Bangorejo yang Terdampak Kekeringan

Posting Komentar