Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

Ragamjatim | Jatim Bicara, Ragam Cerita

  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • RJ Radio
  • Index
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Kosakata
  • Diajeng
  • Wisata
  • Kuliner
  • Opini
  • Rilis
  • Beranda
  • sejarah

Candi Singosari: Warisan Megah untuk Raja Terakhir Kerajaan Singhasari

Redaksi
Selasa, Mei 20, 2025

Malang, RagamJatim.id – Jawa Timur tak hanya dikenal dengan kekayaan alamnya, tetapi juga dengan warisan budaya dan sejarah yang mendalam. Salah satu situs bersejarah yang menyimpan kisah penuh makna adalah Candi Singosari, yang terletak di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Candi ini dipercaya dibangun sebagai penghormatan terakhir bagi Raja Kertanegara, raja terakhir dari Kerajaan Singhasari.

Jejak Sejarah Raja Kertanegara dan Singhasari

Candi Singosari berdiri pada akhir abad ke-13 M, tepat setelah kematian Raja Kertanegara pada tahun 1292 M akibat pemberontakan Jayakatwang. Raja Kertanegara dikenal sebagai pemimpin progresif yang berani menolak utusan Kekaisaran Mongol dan memulai ekspedisi militer ke luar Jawa.

"Candi Singosari merupakan bentuk penghormatan spiritual sekaligus politis terhadap sosok Kertanegara. Ia diposisikan sebagai dewa utama dalam ajaran Siwa-Buddha sebagai bentuk pengkultusan raja yang telah mangkat." Dr. Agus Aris Munandar, Sejarawan Universitas Indonesia

Menurut Kitab Negarakertagama, Kertanegara dipuja sebagai dewa Siwa dan Buddha. Ini mencerminkan filosofi sinkretisme pada masa Kerajaan Singhasari - gabungan ajaran Hindu dan Buddha yang harmonis dalam spiritualitas Jawa klasik.

Arsitektur dan Simbolisme Candi Singosari

Candi Singosari memiliki bentuk vertikal menjulang, khas gaya Jawa Timur kuno. Namun, bagian kaki candi tampak belum selesai dibangun, memberi isyarat adanya penghentian mendadak - kemungkinan besar karena krisis politik setelah kematian sang raja.

"Ketidakselesaian struktur candi justru menguatkan narasi bahwa pembangunan ini terganggu oleh gejolak politik pasca wafatnya Kertanegara." Dr. Dwi Cahyono, Arkeolog dan Dosen Sejarah Universitas Negeri Malang

Berbagai relief dan arca yang ditemukan di sekitar candi, termasuk Agastya, Ganesha, dan Durga, menjadi bukti bahwa candi ini berfungsi sebagai tempat pemujaan arwah. Sementara itu, dua patung penjaga Dwarapala yang menjulang tinggi di pintu gerbang menegaskan kesan megah dan sakral kawasan ini.

Candi Singosari sebagai Pusat Edukasi Sejarah dan Budaya

Tak hanya sebagai destinasi wisata, Candi Singosari kini juga menjadi situs edukatif dan riset sejarah. Banyak mahasiswa, peneliti, hingga wisatawan mancanegara datang untuk mempelajari sejarah Jawa Timur dari era Singhasari ke Majapahit.

"Candi ini adalah sumber belajar yang luar biasa untuk generasi muda. Ia merekam transisi sejarah dan spiritualitas Jawa dengan sangat halus dan mendalam." Dr. Retno Purwanti, Peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta

Pemerintah daerah dan berbagai komunitas sejarah pun kian aktif mempromosikan situs ini sebagai bagian dari identitas budaya Jawa Timur.

Kesimpulan

Candi Singosari bukan sekadar bangunan kuno, tapi simbol kehormatan, kekuasaan, dan spiritualitas Nusantara. Ia menjadi saksi atas berakhirnya sebuah dinasti besar, sekaligus menjadi awal dari kebangkitan Majapahit - kerajaan terbesar yang pernah berdiri di Asia Tenggara.

Sebagai masyarakat Jawa Timur, mengenal dan merawat situs seperti Candi Singosari adalah bagian dari melestarikan warisan luhur dan memperkenalkannya pada dunia.
Tags:
  • sejarah
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan Semua
Posting Komentar
Batal
Topik populer
  • lifestyle
  • jawatimur
  • ekonomi dan bisnis
  • sejarah
  • wisata
  • teknologi
Trending
  • 10 Senjata Tradisional Jawa Timur, Kenali Filosofinya

    Selasa, Mei 07, 2024
  • Dari Keris hingga Celurit: Senjata Tradisional Jatim yang Melegenda

    Jumat, Agustus 01, 2025
  • 10 Upacara Adat Jawa Timur yang Hingga Kini Masih Dilestarikan

    Sabtu, Maret 15, 2025
  • Ribuan Pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur Dijadwalkan Dikukuhkan di Jatim Expo

    Minggu, Februari 08, 2026
  • 7 Tradisi Unik Indonesia yang Hampir Punah, Tapi Kini Dihidupkan Kembali oleh Generasi Z Mewarisi Warisan, Membawa Napas Baru Lewat Kreativitas dan Digitalisasi

    Sabtu, Juli 26, 2025
Copyright ©2026 Ragamjatim.id All rights reserved.
Live